HIDUP SEHAT

hidup sehat adalah pilihan

Archive for the ‘kolesterol’ Category

Tips Mengendalikan Kolesterol

with one comment

Kolesterol dalam tubuh dapat menyebabkan berbagai penyakit. Kolesterol yang tinggi tidak hanya dialami oleh orang yang bertubuh gemuk, tapi orang yang kurus tidak berarti kolesterolnya rendah. Ini juga dapat menimpa orang-orang yang masih muda. Berbagai kalangan umur, harus berusaha menjalani pola hidup yang sehat agar dapat menjaga kolesterol dalam darahnya tetap normal.

 

proses pembentukan kolesterol Proses Pembentukan Kolesterol

 

Dalam tubuh terdapat lemak terdiri dari kolesterol jahat yang biasa disebut LDL (Low Density Lipoprotein) dimana lemak ini dapat menempel pada pembuluh darah. Sedangkan kolesterol baik yang dikenal dengan HDL (High Density Lipoprotein) merupakan lemak yang dapat melarutkan kandungan LDL dalam tubuh. Kolesterol normal dalam tubuh adalah 160-200 mg, maka penumpukan kandungan LDL harus dicegah agar tetap dalam keadaan normal. Berikut beberapa tips agar Anda dapat mengontrol kolesterol dalam darah.

 

Diet

Konsumsi makanan yang rendah lemak dan kolesterol. Misalnya dengan mengkonsumsi susu tanpa lemak dan mengurangi konsumsi daging. Pilihlah makanan dengan kandungan lemak tak jenuh daripada kandungan lemak jenuh. Minyak yang digunakan untuk menggoreng secara berulang-ulang dapat meningkatkan kadar kolesterol, maka ada baiknya Anda mengurangi konsumsi makanan yang digoreng.

 

Konsumsi makanan berserat

Lebih banyak mengkonsumsi makanan berserat seperti gandum, kacang-kacangan, sayur-sayuran dan buah-buahan. Jenis makanan ini dapat menyerap kolesterol yang ada dalam darah dan mengeluarkannya dari tubuh.

 

Konsumsi antioksidan

Antioksidan banyak terdapat dalam buah-buahan seperti jeruk, strawbery, pepaya, wortel, atau labu. Mengkonsumsi bawang putih secara teratur juga dapat menurunkan kadar kolesterol.

 

Hindari alkohol dan merokok

Dengan merokok atau mengkonsumsi alkohol, kolesterol akan mudah menumpuk dalam aliran darah.

 

Olahraga

Berolahraga secara teratur sesuai dengan umur dan kemampuan. Jaga agar berat tubuh Anda tetap ideal.

 

Makanan sehat, hati-hati, berbahaya atau pantang?

Seperti disebutkan diatas, makanan merupakan hal penting yang dapat menyebabkan kolesterol. Tabel berikut dapat Anda jadikan acuan makanan apa saja yang sebaiknya Anda makan atau dapat dikurangi konsumsinya.

Tabel Jumlah Kolestrol pada Makanan
Jenis Makanan Kolestrol
(mg/10 gr)
Kategori
Jenis makanan yang aman dikonsumsi karena kadar kolestrol yang rendah
Putih telur ayam 0 sehat
Teripang 0 sehat
Susu sapi non fat 0 sehat
Daging ayam / daging bebek pilihan tanpa kulit 50 sehat
Ikan air tawar 55 sehat
Daging sapi / daging babi pilihan tanpa lemak 60 sehat
Daging kelinci 65 sehat
Daging kambing tanpa lemak 70 sehat
Ikan ekor kuning 85 sehat
Jenis makanan yang boleh dikonsumsi sekali-kali
Daging asap (ham / smoke beef) 98 sekali-sekali
Iga sapi 100 sekali-sekali
Iga babi 105 sekali-sekali
Daging sapi 105 sekali-sekali
Burung dara 120 sekali-sekali
Ikan bawal 120 sekali-sekali
Jenis makanan yang perlu diperhatikan untuk dikonsumsi karena kadar kolestrol yang cukup tinggi
Daging sapi berlemak 125 hati-hati
Gajih sapi 130 hati-hati
Gajih kambing 130 hati-hati
Daging babi berlemak 130 hati-hati
Keju 140 hati-hati
Sosis daging 150 hati-hati
Kepiting 150 hati-hati
Udang 160 hati-hati
Kerang 160 hati-hati
Siput 160 hati-hati
Belut 185 hati-hati
Jenis makanan yang berbahaya untuk dikonsumsi karena kandungan kolestrol yang tinggi.
Santan 185 berbahaya
Gajih babi 200 berbahaya
Susu sapi 250 berbahaya
Susu sapi cream 280 berbahaya
Coklat 290 berbahaya
Margarin / Mentega 300 berbahaya
Jeroan sapi 380 berbahaya
Jeroan babi 420 berbahaya
Kerang putih / tiram 450 berbahaya
Jeroan kambing 610 berbahaya
Jenis makanan yang pantang untuk dikonsumsi karena kandungan kolestrol yang sangat tinggi.
Cumi-cumi 1170 pantang
Kuning telur ayam 2000 pantang
Otak sapi 2300 pantang
Otak babi 3100 pantang
Telur burung puyuh 3640 pantang

Catatan: Untuk kategori berbahaya dan pantang sebaiknya tidak dikonsumsi oleh penderita masalah hipertensi atau problem jantung, karena dapat menyebabkan serangan jantung, stroke dan bahkan kematian.

dari : berbagai sumber

Written by informasisehat

01/11/2009 at 11:14 pm

Untuk Apa Memusuhi Lemak?

leave a comment »

KOMPAS.com — Anda selalu memilih daging jenis sirloin, atau sate kambing yang banyak lemaknya? Lemak yang dimasak dengan cara dibakar atau dipanggang memang bakal bikin Anda merem-melek keenakan. Namun, saat itu pula teman-teman Anda mungkin akan langsung berkomentar, “Awas kolesterol!” Atau, “Ingat perut, ingat perut….”

Bagi orang yang bergaya hidup sehat, atau memang sudah mengidap obesitas atau kolesterol tinggi, lemak memang termasuk jenis makanan yang harus dihindari. Daripada memanjakan lidah namun menderita belakangan, lebih baik stop makan lemak sekarang juga. Benarkah demikian?

Ternyata tidak juga. Tanpa lemak, vitamin yang Anda konsumsi mungkin justru tak akan terserap dengan baik. Tidak percaya? Coba simak penjelasan antara teori dan fakta berikut ini.

Teori: Setiap gram lemak sama dengan 9 kalori, sedangkan karbohidrat dan protein hanya 4 kalori per gram. Karena itu untuk mengurangi berat badan, Anda harus menghindari lemak.

Fakta: Jangan memusuhi lemak. Meskipun produk yang dibebani lemak bisa mengandung kalori tinggi, konsumsi lemak yang secukupnya akan membantu Anda merasa kenyang (sehingga Anda tidak makan berlebihan). Selain itu, lemak membuat makanan sehat seperti sayuran akan terasa lebih sedap (sehingga Anda akan makan sayur lebih banyak). Lemak juga membantu penyerapan beberapa vitamin (vitamin A, D, E, dan K) dan phytonutrients, senyawa kimia dalam tanaman yang dianggap mendukung kesehatan.

Saran terbaik: Makanlah lemak, namun jangan lupa daratan. Selain itu, pikirkan lemak jenis apa yang Anda makan, karena jenis tertentu bisa lebih baik daripada yang lain. Pilih lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh majemuk, yang dapat ditemukan dalam minyak cair seperti minyak kanola, minyak dari biji safflower, dan minyak zaitun; juga kacang-kacangan dan ikan. Jenis lemak ini tidak akan meningkatkan kadar kolesterol dalam darah, dan bahkan mengurangi risiko penyakit kardiovaskuler.

Sementara itu, lemak yang harus dibatasi atau dihindari adalah lemak jenuh, seperti yang Anda lihat pada daging sapi, produk-produk olahan susu, dan trans fat (lemak cair) yang ada pada banyak produk kemasan, seperti makanan cepat saji yang digoreng, dan margarin. Secara kalori, jumlah lemak ini mungkin tidak lebih daripada lemak baik tadi, namun kurang sehat karena dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. The Institute of Medicine, yang menjadi penasihat pemerintah Amerika untuk masalah-masalah ilmiah, termasuk kesehatan, menyarankan agar Anda mengonsumsi sesedikit mungkin lemak jenuh, kolesterol, dan lemak trans. Kesimpulannya, Anda tidak harus menghindari makanan yang Anda suka. Selama Anda mengonsumsi dalam porsi secukupnya (dan mengimbanginya dengan makanan yang sehat), Anda tak akan terkena masalah.

Written by informasisehat

29/07/2009 at 6:59 am

Posted in kolesterol

Tagged with

Ingin Terhindar dari Kolesterol Jahat? Kenali Jenis-jenis Lemak Dalam Makanan Anda

with 3 comments

Ingin terhindar dari kolesterol jahat kenali jenis-jenis lemak dalam makanan anda. Beberapa tahun belakangan ini, orang-orang mulai sadar akan bahaya kolesterol jahat yang berlebih dalam darah. Beberapa upaya dilakukan untuk mengurangi kolesterol jahat dalam darah hingga berpengaruh pada perubahan pola makan dan gaya hidup seseorang. Tetapi kebanyakan dari mereka mengalami kesulitan, bahkan frustasi, gara-gara berbagai upayanya gagal dalam mengurangi kolesterol dalam darahnya. Salah satunya termasuk berpantang terhadap asupan lemak jenuh dan beberapa makanan yang dikenal mengandung kolesterol. Bahkan ada sebagian yang beranggapan bahwa dengan tidak mengkonsumsi lemak sama sekali dalam dietnya akan dapat mencegah penyakit-penyakit kronis seperti serangan jantung, stroke dan diabetes.

Mengurangi kandungan lemak dalam makanan kita memang merupakan hal yang penting. Namun, sama halnya dengan pentingnya menyeimbangkan jumlah kalori yang dikonsumsi dengan banyaknya energi yang Anda bakar selama latihan atau aktivitas lainnya, maka sama pentingnya juga untuk menyeimbangkan asupan lemak Anda. Bagaimanapun juga, lemak merupakan salah satu bahan gizi yang penting dalam makanan kita dan membantu menjaga normalnya fungsi-fungsi organ tubuh kita. Tanpa adanya kandungan lemak dalam makanan kita, maka tubuh tidak akan dapat menjalankan fungsi perbaikan yang penting bagi tubuh dan resiko kekurangan vitamin larut dalam lemak seperti vitamin A, D, E, dan K dapat terjadi sewaktu-waktu. Peranan vitamin D dalam membantu mencegah osteoporosis dengan membantu penyerapan kalsium hanya salah satu contoh kenapa kandungan lemak penting dalam makanan kita.

Penting juga untuk memahami hubungan antara kolesterol dalam makanan dan kolesterol dalam darah. Pada sebagian orang, mengurangi lemak jenuh dan kolesterol dalam makanan hanya akan berguna mencegah keduanya tidak memproduksi kolesterol dan lemak-lemak lain dalam level yang lebih tinggi dari normalnya secara genetis. Dalam kasus tersebut, salah satu solusinya adalah dengan menjalani perawatan penurunan kolesterol.

Jika Anda khawatir terhadap kolesterol atau lemak lain yang meningkat, informasi nutrisi di bawah ini dapat membantu Anda mengidentifikasi sumbernya dalam berbagai jenis lemak dalam makanan:

  1. Lemak jenuh (saturated fat) : jenis lemak ini biasanya berbentuk padat dalam suhu ruangan dan dapat menaikkan level kolesterol darah. Sumber-sumbernya termasuk:
  • Daging-dagingan, terutama organ dan daging hasil pemrosesan (liver, hot dogs,  daging asap potong); daging sapi; daging babi; daging ayam (terutama dengan kulit).
  • Produk susu berlemak utuh, termasuk susu segar, yogurt biasa, keju padat, es krim, mentega, krim, krim susu asam dan keju krim.
  • Minyak kelapa, minyak palem dan minyak biji palem, coklat dan mentega coklat.
  1. Lemak tak jenuh tunggal (monounsaturated fat) : lemak jenis ini biasanya berbentuk cair dalam suhu ruangan. Mengkonsumsi jenis lemak ini akan menurunkan level kolesterol darah namun tidak berpengaruh terhadap high-density lipoprotein (HDL) atau lipoprotein yang sangat kental yang dikenal dengan kolesterol “baik”. Sumber-sumber lemak jenis ini termasuk:
  • Kacang-kacangan, termasuk kacang tanah, kacang mete, kacang almond, kacang Brazil, kemiri dan pistachios.
  • Alpukat, zaitun, dan sayur-sayuran berlemak lainnya.
  • Minyak kacang, minyak zaitun dan minyak canola.
  1. Lemak tak jenuh banyak (Polyunsaturated Fats) : Lemak ini biasanya berbentuk cair dalam suhu ruangan dan dengan mengkonsumsinya dapat menurunkan level kolesterol darah jika disertakan dalam makanan berlemak rendah. Namun sayangnya lemak jenis ini juga sudah dikenal dapat menurunkan level kolesterol HDL (kolesterol “baik” yang sebenarnya bermanfaat).

Sumber-sumber dari lemak jenis ini adalah:

  • Kacang-kacangan termasuk kacang kedelai, kacang kastanye (chestnut), dan kenari (walnut).
  • Biji labu, wijen, dan biji bunga matahari.
  • Minyak jagung, minyak wijen, minyak kacang kedelai, minyak bunga matahari, minyak safflower, dan minyak biji kapas.
  1. Kolesterol : Kolesterol dalam makanan yang hanya berasal dari sumber olahan binatang dan akan menaikkan kolesterol darah. Petunjuk dari American Heart Association (Asosiasi Jantung Amerika) menyarankan untuk hanya mengkonsumsi kurang dari 300 mg kolesterol dalam sehari.

Jadi kesimpulannya, Anda dapat melakukan berbagai upaya untuk menurunkan level kolesterol Anda, misalnya lewat diet makanan atau berolahraga. Penanganan kolesterol dengan perawatan khusus hanya dilakukan apabila dengan berdiet dan berolahraga, Anda masih belum memperoleh hasil yang diinginkan.

sumber : http://www.sportindo.com

Written by informasisehat

20/04/2009 at 5:24 am

Mengenal Lebih Jauh Tentang Kolesterol

leave a comment »

Apa kolesterol itu sebenarnya?
Kolesterol sebenarnya merupakan salah satu komponen lemak. Seperti kita ketahui, lemak merupakan salah satu zat gizi yang sangat diperlukan oleh tubuh kita di samping zat gizi lain seperti karbohidrat, protein, vitamin dan mineral.

Lemak merupakan salah satu sumber energi yang memberikan kalori paling tinggi. Di samping sebagai salah satu sumber energi, sebenarnya lemak atau khususnya kolesterol memang merupakan zat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita terutama untuk membentuk dinding sel-sel dalam tubuh. Kolesterol juga merupakan bahan dasar pembentukan hormon-hormon steroid. Tetapi bila kolesterol dalam tubuh berlebih akan tertimbun di dalam dinding pembuluh darah dan menimbulkan suatu kondisi yang disebut aterosklerosis yaitu penyempitan atau pengerasan pembuluh darah. Kondisi ini merupakan cikal bakal terjadinya penyakit jantung dan stroke. Kolesterol yang kita butuhkan tersebut, secara normal diproduksi sendiri oleh tubuh dalam jumlah yang tepat. Tetapi ia bisa meningkat jumlahnya karena makanan ekstern yang berasal dari lemak hewani, telur dan yang disebut sebagai makanan sampah (junkfood).

Apa yang terjadi dalam tubuh?
Unsur-unsur lemak dalam darah terdiri atas kolesterol, trigliserida, fosfolipid dan asam lemak bebas. Hanya seperempat dari kolesterol yang terkandung dalam darah berasal langsung dari saluran pencernaan yang diserap dari makanan, sisanya merupakan hasil produksi tubuh sendiri oleh sel-sel hati.

Lemak yang terdapat dalam makanan akan diuraikan menjadi kolesterol, trigliserida, fosfolipid dan asam lemak bebas pada saat dicerna dalam usus. Keempat unsur lemak ini akan diserap dari usus dan masuk kedalam darah. Kolesterol dan unsur lemak lain tidak larut dalam darah. Agar dapat diangkut dalam aliran darah, kolesterol bersama dengan lemak-lemak lain (trigliserida dan fosfolipid) harus berikatan dengan protein untuk membentuk senyawa yang larut dan disebut dengan lipoprotein.

Kilomikron merupakan liprotein yang mengangkut lemak menuju ke hati. Dalam hati, ikatan lemak tersebut akan diuraikan sehingga terbentuk kembali keempat unsur lemak tersebut, dan asam lemak yang terbentuk akan dipakai sebagai sumber energi atau bila jumlahnya berlebih akan disimpan dalam jaringan lemak. Bila asupan kolesterol tidak mencukupi, sel hati akan memproduksinya. Dari hati, kolesterol diangkut oleh lipoprotein yang bernama LDL ( Low Density Lipoprotein ) untuk dibawa ke sel-sel tubuh yang memerlukan termasuk ke sel otot jantung, otak dan lain-lain agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

Kelebihan kolesterol akan diangkut kembali oleh lipoprotein yang disebut HDL ( High Density lipoprotein ) untuk dibawa kehati yang selanjutnya akan diuraikan lalu dibuang ke dalam kandung empedu sebagai asam ( cairan ) empedu.

LDL mengandung lebih banyak lemak daripada LDL sehingga ia akan mengambang di dlam darah. Protein utama yang membentuk LDL adalah Apo-B (apolipoprotein-B). LDL dianggap sebagai lemak yang “jahat” karena dapat menyebabkan penempelan kolesterol di dinding pembuluh darah. Sebaliknya HDL disebut sebagai lemak yang baik karena dalam operasinya ia membersihkan kelebihan kolesterol dari dinding pembuluh darah dengan mengangkutnya kembali ke hati. Protein utama yang membentuk HDL adalah Apo-A (apolipoprotein). HDL ini mempunyai kandungan lemak lebih sedikit dan mempunyai kepadatan tinggi atau lebih berat.

Bagaimana kolesterol menyebabkan sumbatan pada pembuluh darah?
Kolesterol yang berlebihan dalam darah akan mudah melekat pada dinding sebelah dalam pembuluh darah. Selanjutnya, LDL akan menembus dinding pembuluh darah melalui lapisan sel endotel, masuk ke lapisan dinding pembuluh darah yang lebih dalam yaitu intima. Makin kecil ukuran LDL atau makin tinggi kepadatannya makin mudah pula LDL tersebut menyusup ke dalam Iintima. LDL demikian disebut LDL kecil padat.

LDL yang telah menyusup ke dalam intima akan mengalami oksidasi tahap pertama sehingga terbentuk LDL yang teroksidasi. LDL-teroksidasi akan memacu terbentuknya zat yang dpat melekatkan dan menarik monosit (salah satu jenis sel darah putih) menembus lapisan endotel dan masuk ke dalam intima disamping itu LDL-teroksidasi juga menghasilkan zat yang dapat mengubah monosit yang telah masuk ke dalam intima menjadi makrofag.

Sementara itu LDL-teroksidasi akan mengalami oksidasi tahap kedua menjadi LDL yang teroksidasi sempurna yang dapat mengubah makrofag menjadi sel busa. Sel busa yang terbentuk akan saling berikatan membentuk gumpalan yang makin lama makin besar sehingga membentuk benjolan yang mengakibatkan penyempitan lumen pembuluh darah.

Keadaan ini akan semakin memburuk karena LDL akan teroksidasi sempurna juga merangsang sel-sel otot pada lapisan pembuluh darah yang lebih dalam (media) untuk masuk ke lapisan intima dan kemudian akan membelah-belah diri sehingga jumlahnya semakin banyak.

Uraian tersebut diatas menunjukan bahwa terjadinya sumbatan pada pembuluh darah tidak semudah yang kita bayangkan. Kadar kolesterol yang tinggi perlu diwaspadai karena merupakan cikal bakal proses penyumbatan pembuluh darah, terlebih lagi bila yang meninggi adalah kadar kolesterol LDL, yang kita kenal sebagai lemak “jahat”. Kalau kita lihat mekanisme pembentukan sumbatan pembuluh darah diatas, LDL semakin berbahaya bila mempunyai ukuran kecil dengan kepadatan tinggi atau yang kita kenal sebagai LDL-kecil-padat.

Bagaimana Cara Menurunkan Kolsterol?
Buah-buahan dan sayuran secara alami memiliki banyak manfaat dan berkhasiat bagi tubuh manusia serta bebas kolesterol. Selain memperhatikan manfaat dari buah dan sayuran, kita perlu juga memperhatikan cara pengolahan dan penyajian supaya zat-zat penting yang terkandung di dalamnya agar tak hilang.

Dalam memasak, harus diperhatikan lama pemasakan dan panas yang digunakan. Begitu pula dalam mengupas buah. Sebaiknya tidak terlalu banyak membuang bagian kulitnya karena pada bagian dekat permukaan kulit tersebut banyak mengandung vitamin dan mineral penting. Beberapa buah-buahan bahkan dianjurkan dimakan bersama kulitnya seperti apel, jambu biji, dan pir.

Adapun sayur dan buah-buahan yang bermanfaat dalam menurunkan kolesterol, antara lain :

- Bawang Putih
- Teh Hijau
- Alpukat
- Kedelai
- Ikan Laut
- Anggur

Written by informasisehat

20/04/2009 at 5:23 am

Posted in kolesterol

Tagged with ,

Makanan dan Minuman Penurun Kolesterol

leave a comment »

Satu lagi informasi yang mungkin dapat bermanfaat. Kali ini mengenai makanan dan minuman penurun kolesterol.
Anggapan mengenai tingginya kolesterol dalam darah hanya bisa terjadi pada manula atau mereka yang usianya sudah kepala empat, sungguh salah besar.

Menurut dr. Suyanto Sidik Sp.PD dari RS Internasional Bintaro, Banten, kolesterol tinggi bisa terjadi pada usia muda, bahkan di usia belasan.

Tips menurunkan kolesterol:

  • Hindari atau kurangi mengkonsumsi makanan dan minuman berminyak, berlemak, dan mengandung kolesterol tinggi.
    Contoh: jeroan, kepiting, udang, kerang, kacang-kacangan, daging, santan, minyak, margarin, cokelat, dan gula.
  • Olahraga
    Menurut Prof. Dr. Walujo S. Soerjodibroto, Ph.D, guru besar FKUI – Departemen Ilmu Gizi, tubuh manusia sangat susah mengeluarkan kolesterol. Agar kolesterol tidak menumpuk maka harus dikeluarkan secara paksa. Caranya dengan banyak beraktivitas fisik.
    Lakukan olahraga rutin minimal 20 menit setiap hari.
  • Perbanyak konsumsi makanan dan minuman yang dapat menurunkan kadar kolesterol.
    Semua buah dan sayuran mengandung serat. Jadi, semua buah dan sayuran juga mampu menurunkan kolesterol. Serat dapat mengikat kolesterol sehingga tak beredar dalam darah. Sedangkan vitamin C untuk homeostasis alias pengatur keseimbangan kolesterol.Yang perlu diingat, sayuran yang kaya vitamin C cukup direbus setengah matang. Kalau sampai matang, vitaminnya hilang.Jika sayuran atau buah-buahan dibuat menjadi jus, minumlah bersama ampasnya, karena ampas itu merupakan sumber serat yang mampu menurunkan kadar kolesterol.

Beberapa jenis makanan dan minuman yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol adalah sebagai berikut:

BAWANG PUTIH
– Konsumsi bawang putih setengah sampai satu siung sehari secara kontinyu selama satu bulan mampu menurunkan kolesterol sebanyak 9%. Harap dosisnya diperhatikan benar! Jika terlalu banyak, tak baik bagi kesehatan. Mengonsumsi lebih dari tiga siung setiap hari dapat menimbulkan diare, kentut, sebah, dan demam. Bahkan bisa memunculkan perdarahan lambung.

Salah satu zat antikolesterol paling kuat pada bawang putih adalah ajoene. Senyawa ini juga dapat mencegah penggumpalan darah. Walau bawang putih dimasak, kandungan senyawa ini tidak rusak. Pada 1981, peneliti dari Pusat Riset Obat-obatan di Tagore Medical College, India, melaporkan efek bawang putih mentah dan goreng yang diujicobakan pada 20 pasien dengan riwayat penyakit jantung. Menurut laporannya, terdapat pengurangan kecenderungan pembentukan bekuan darah pada pembuluh darah mereka. Ini ditunjukkan oleh aktivitas fibrinolitik yang meningkat. Penelitian juga mengemukakan, khasiat memang sedikit berkurang bila bawang digoreng, tapi tak terlalu bermakna. Jadi pandangan umum yang menyatakan bawang putih akan kehilangan efeknya bila dimasak adalah salah.

Khasiat bawang putih juga bergantung pada tempat tumbuhnya. Bawang putih yang tumbuh di tanah kaya selenium akan mengandung selenium yang tinggi pula sehingga manfaatnya sebagai obat antipenuaan akan lebih terasa.

TEMPE
– Sekalipun berasal dari rumpun kacang-kacangan, tempe sangat ampuh dalam menurunkan kolesterol. Tempe memiliki kandungan niacin yang mampu menurunkan kolesterol. Tempe mengandung niacin 5 x lebih banyak daripada kedelai. Selain juga mengandung isoflavon yang sudah teruji bisa menurunkan kolesterol.

TEH
– Menurut penelitian, EGCG (epigallocatechin gallate), yaitu komponen bioaktif paling dominan dalam teh terbukti mampu mencegah percepatan oksidasi kolesterol LDL (kolesterol jahat). Artinya dengan mengonsumsi teh setiap hari dalam jumlah yang wajar, risiko penyumbatan pembuluh darah penyebab penyakit jantung dapat dikurangi.

ANGGUR
– Selain serat, di dalam buah anggur terdapat pula zat catechin yang sangat baik dalam menurunkan kolesterol.

APEL
– Buah yang satu ini sangat terkenal kaya akan serat dan zat antioksidan. Sudah tentu apel pun kaya vitamin C. Maka dari itu, apel bisa juga diandalkan sebagai penurun kolesterol. Sebaiknya apel dikonsumsi beserta kulitnya, karena di kulit inilah terdapat kandungan pektin (serat larut yang ampuh sekali dalam menurunkan kadar kolesterol) dan antioksidan paling banyak.

ALPUKAT/AVOKAD
– Selama ini avokad dikenal kaya akan lemak. Tak heran jika buah ini selalu dijauhi manakala kolesterol sedang tinggi, padahal avokad sangat baik untuk menurunkan kolesterol. Buah ini mengandung asam lemak tak jenuh yang baik untuk menurunkan kolesterol jahat.

BLUEBERRY
– Buah blueberry mungkin dapat dijadikan salah satu pengobatan alternatif dalam menurunkan kolesterol di tubuh kita. Karena penelitian yang dilakukan para ahli di Amerika dengan menggunakan binatang pengerat memberikan hasil yang memuaskan dalam menurunkan kolesterol.

Walaupun ini baru merupakan penelitian awal, tapi telah memberikan harapan baru untuk mengembangkannya sebagai salah satu pengobatan. Penelitian ini diungkapkan pada pertemuan American Chemical Society.

Komponen yang ada dalam blueberry, Pterostilbene, menunjukkan efek yang menstimulasi protein reseptor yang ada dalam sel, yang berperan penting dalam menurunkan kolesterol dan lemak tubuh lainnya.

Kerja Pterostilbene ini, mirip dengan kerja dari obat penurun kolesterol, Ciprofibrate. Ciprofibrate ini efektif dalam menurunkan kolesterol dalam darah, tapi dapat menimbulkan efek samping seperti nyeri otot dan mual pada beberapa orang. Sedang blueberry, yang bekerja pada reseptor sel hati sebagai target kerjanya, akan bekerja lebih akurat. Sehingga efek sampingnya juga lebih kecil. Dalam penelitian ini juga tidak ditemukan adanya efek samping.

Penelitian lainnya pada blueberry, menyebutkan bahwa Pterostilbene mungkin juga dapat membantu melawan kanker dan diabetes. Dan juga tidak tertutup kemungkinan dipakai untuk mencegah kegemukan dan penyakit jantung.

Penelitian lebih lanjut pada manusia diperlukan setelah penelitian di laboratorium ini membawa hasil yang menjanjikan. Tapi yang tetap penting harus terus dilakukan adalah tetap melakukan aktifitas fisik yang disertai dengan pola makan yang sehat, banyak konsumsi sayur dan buah dan rendah lemak jenuh. Semua itu merupakan cara terbaik dalam menurunkan kolesterol dan risiko penyakit jantung.

IKAN
– Ikan sangat kaya asam lemak tak jenuh (omega3). Selain dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah, asam lemak ini juga mencegah terjadinya pengumpulan keping-keping darah yang mengakibatkan penyumbatan pembuluh darah.

Berdasarkan habitatnya terdapat dua golongan ikan; ikan air tawar dan ikan laut. Habitat ikan memengaruhi kandungan zat gizi ikan. Ikan air tawar kaya akan karbohidrat dan protein, sedangkan ikan laut kaya akan lemak tak jenuh, vitamin dan mineral.

Tabel kandungan Asam Lemak Omega-3 per 100 gram
Jenis ikan Asam Lemak Omega-3 (gram)
Tuna 2,1
Sardin 1,2
Salmon 1,6
Makarel 1,9
Herring 1,2
Teri 1,4
Tongkol 1,5
Tenggiri 2,6
Tawes 1,5
Kembung 2,2

Sumber:

Written by informasisehat

20/04/2009 at 5:17 am

Bahaya Dari Kolesterol Tinggi

leave a comment »

Angka kematian yang disebabkan oleh serangan jantung di Indonesia kini telah mencapai 26-30%. Bahkan untuk kota besar seperti Jakarta, angka kematiannya bisa mencapai 42,9%. Tak hanya itu, terungkap bahwa sebagian besar dari penduduk Indonesia juga terindikasi menderita penyakit risiko tinggi lainnya seperti serangan jantung, stroke, diabetes melitus dan hipertensi. Bisa dibayangkan bagaimana jika kondisi ini tidak segera diatasi?

Mencegah terbukti lebih baik, menurut Dr Antonia A. Lukito, Sp.JP-FIHA, selama ini banyak sekali pasien yang pertama kali memeriksakan diri ke dokter sudah dalam kondisi dengan serangan jantung. Padahal, pada kondisi seperti ini upaya pemulihan bisa menjadi lebih sulit. “Jika kondisinya seperti ini biasanya yang utama kita lakukan adalah menghilangkan gejala dengan mencegah serangan berulang,” ujar Dr. Antonia.

Itu sebabnya, sebelum serangan jantung datang menyerang, disarankan untuk mengendalikan kadar kolesterol sejak dini. Salah satu usaha yang bisa dilakukan adalah melakukan pengecekan kadar kolesterol secara rutin dan mengendalikan faktor resiko yaitu dengan melakukan Diet, Exercise and Compliance (meliputi pola makan yang sehat, olahraga teratur, rajin memeriksakan diri ke laboratorium dan rutin meminum tambahan suplemen herbal alami yang dianjurkan untuk menyeimbangkan kadar kolesterol dalam darah secara alami).

Apakah KOLESTEROL itu ?

Kolesterol itu adalah sebagai berikut:

  1. Suatu zat lemak yang beredar di dalam darah, diproduksi oleh hati dan sangat diperlukan oleh tubuh.
  2. Tetapi kolesterol berlebih akan menimbulkan masalah, terutama pada pembuluh darah jantung dan otak.

Dari manakah KOLESTEROL berasal ?

  1. Setiap orang memiliki kolesterol di dalam darahnya, di mana 80% diproduksi oleh tubuh sendiri dan 20% berasal dari makanan.
  2. Kolesterol yang diproduksi terdiri atas 2 jenis yaitu kolesterol HDL dan kolesterol LDL.
  3. Kolesterol LDL, adalah kolesterol jahat, yang bila jumlahnya berlebih di dalam darah akan diendapkan pada dinding pembuluh darah membentuk bekuan yang dapat menyumbat pembulun darah.
  4. Kolesterol HDL, adalah kolesterol baik, yang mempunyai fungsi membersihkan pembuluh darah dari kolesterol LDL yang berlebihan.
  5. Kadar kolesterol HDL yang tinggi merupakan suatu tanda yang baik sepanjang kolesterol LDL kurang dari 150 mg/dl.
  6. Selain itu ada juga Trigliserida. Lemak ini terbentuk sebagai hasil dari metabolisme makanan, bukan saja yang berbentuk lemak tetapi juga makanan yang berbentuk karbohidrat dan protein yang berlebihan, yang tidak seluruhnya dibutuhkan sebagai sumber energi. Kadar trigliserida ini akan meningkat bila kita mengkonsumsi kalori berlebihan, lebih besar daripada kebutuhan kita.

Mengapa kolesterol darah yang tinggi merupakan masalah ?

Karena kolesterol darah yang tinggi merupakan salah satu faktor risiko yang dapat menyebabkan :

  1. Penyumbatan pada pembuluh darah jantung yang dapat menimbulkan serangan jantung.
  2. Penyumbatan pada pembuluh darah otak yang dapat menimbulkan serangan stroke.

Apakah trigliserida yang tinggi merupakan masalah ?

Kadar trigliserida yang tinggi akan memperburuk risiko terjadinya penyumbatan pada pembuluh darah jantung dan otak, jika bersamaan dengan didapatkan kadar kolesterol LDL yang tinggi dan kadar kolesterol HDL yang rendah.

Bagaimana agar kita dapat memantau kadar kolesterol ?

Satu-satunya cara memantau kadar kolesterol dan lemak darah adalah dengan melakukan pemeriksaan contoh darah dengan alat ukur tingkat kolesterol dalam darah. Pemeriksaan dapat dilakukan dua cara:

  1. Pemeriksaan instan dapat dilakukan setiap saat.
  2. Pemeriksaan detil dilakukan setelah melakukan puasa selama satu malam atau 10-12 jam.

Berapakah kadar kolesterol darah yang normal ?

  • Kolesterol total < 200 mg/dl
  • Kolesterol HDL 35 – 65 mg/dl
  • Kolesterol LDL < 150 mg/dl
  • Trigliserida < 200 mg/dl
  • Ratio kolesterol total : kolesterol HDL < 5

Apa yang menyebabkan KOLESTEROL meningkat di dalam darah ?

  1. Faktor genetik

Tubuh terlalu banyak memproduksi kolesterol. Seperti kita ketahui 80 % dari kolesterol di dalam darah diproduksi oleh tubuh sendiri. Ada sebagian orang yang memproduksi kolesterol lebih banyak dibandingkan yang lain. Ini disebabkan karena faktor keturunan. Pada orang ini meskipun hanya sedikit saja mengkonsumsi makanan yang mengandung kolesterol atau lemak jenuh, tetapi tubuh tetap saja memproduksi kolesterol lebih banyak.

  1. Faktor makanan

Dari beberapa faktor makanan, asupan lemak merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Lemak merupakan bahan makanan yang sangat penting, bila kita tidak makan lemak yang cukup maka tenaga kita akan berkurang, tetapi bila kita makan lemak yang berlebihan dapat mengakibatkan kerusakan pembuluh darah.

Seperti diketahui lemak dalam makanan dapat berasal dari daging-dagingan, tetapi di Indonesia sumber asupan jenis lemak dapat dibedakan menjadi 2 yaitu :

  1. Lemak jenuh berasal dari daging dan minyak kelapa.
  2. Lemak tidak jenuh terdiri dari : asam lemak omega 3, asam lemak omega 6 dan asam lemak omega 9.

Penelitian terakhir menunjukkan bahwa :

  1. Lemak yang berasal dari ikan disebut omega 3 dapat mencegah terjadinya kematian mendadak yang disebabkan oleh penyakit jantung koroner.
  2. Asam lemak omega 3 dapat menurunkan kadar LDL kolesterol dan meningkatkan kadar HDL kolesterol serta menurunkan risiko terjadinya bekuan dalam pembuluh darah.
  3. Asam lemak omega 6 yang berasal dari sayuran diduga juga dapat mencegah penyakit jantung koroner.
  4. Asam lemak omega 9 dikenal sebagai minyak zaitun, juga ditemukan dalam minyak goreng kelapa sawit yang telah mengalami proses khusus.
  5. Asam lemak omega 9 ini dapat menyebabkan peningkatan kadar HDL kolesterol.
  6. Pada sebagian besar kasus, kolesterol berasal dari makanan yang dimakan yaitu makanan yang mengandung lemak jenuh seperti daging hewan dan minyak kelapa.
  7. Lemak tidak jenuh yang terdapat pada minyak goreng apabila digunakan untuk menggoreng dengan pemanasan yang tinggi akan dapat merubah struktur kimianya sehingga dapat berakibat negatif.

Bagaimana menjaga agar kadar kolesterol darah tetap normal

  1. Mengkonsumsi makanan seimbang sesuai dengan kebutuhan :

Makanan seimbang adalah makanan yang terdiri dari :

  • 60 % kalori berasal dari karbohidrat
  • 15 % kalori berasal dari protein
  • 25 % kalori berasal dari lemak,
  • kalori dari lemak jenuh tidak boleh lebih dari 10 %

Kelebihan kalori dapat diakibatkan dari asupan yang berlebih (makan banyak) atau penggunaan energi yang sedikit (kurang aktivitas).

  • Kelebihan kalori terutama yang berasal dari karbohidrat dapat menyebabkan peningkatan kadar trigliserida.
  • Contoh makanan yang mengandung karbohidrat tinggi yaitu nasi, kue, snack, mie, roti dsb.
  • Contoh makanan yang mengandung protein hewani tinggi yaitu daging, ikan, udang, putih telur.
  • Contoh makanan yang mengandung protein nabati tinggi yaitu tahu, tempe, kacang-kacangan.

2. Menurunkan asupan lemak jenuh.

  • Lemak jenuh terutama berasal dari minyak kelapa, santan dan semua minyak lain seperti minyak jagung, minyak kedele dll yang mendapat pemanasan tinggi atau dipanaskan berulang-ulang.
  • Kelebihan lemak jenuh akan menyebabkan peningkatan kadar LDL kolesterol.

3. Menjaga agar asupan lemak jenuh tetap baik secara kuantitas maupun kualitas.

  • Minyak tidak jenuh terutama didapatkan pada ikan laut serta minyak sayur dan minyak zaitun yang tidak dipanaskan dengan pemanasan tinggi atau tidak dipanaskan secara berulang-ulang.
  • Asupan lemak tidak jenuh ini akan dapat meningkatkan kadar kolesterol HDL, dan mencegah terbentuknya endapan pada pembuluh darah.

4. Menurunkan asupan kolesterol

Kolesterol terutama banyak ditemukan pada lemak dari hewan, jeroan, kuning telur, serta “seafood” (kecuali ikan).

5. Mengkonsumsi lebih banyak serat dalam menu makanan sehari-hari.

  • Serat banyak ditemukan pada buah- buahan (misalnya apel, pir yang dimakan dengan kulitnya) dan sayur-sayuran.
  • Serat yang dianjurkan adalah sebesar 25 – 40 gr/hari, setara dengan 6 buah apel merah dengan kulit atau 6 mangkuk sayuran.
  • Serat berfungsi untuk mengikat lemak yang berasal dari makanan dalam proses pencernaan, sehingga mencegah peningkatan kadar LDL kolesterol.

6. Merubah cara memasak

  • Sebaiknya memasak makanan bukan dengan menggoreng tetapi dengan
  • merebus, mengukus atau membakar tanpa minyak atau mentega.
  • Minyak goreng dari asam lemak tidak jenuh sebaiknya bukandigunakan untuk menggoreng tetapi digunakan untuk minyak salad, sehingga mempunyai efek positif terhadap peningkatan kadar HDL kolesterol maupunpencegahan terjadinya endapan pada pembuluh darah.

7. Melakukan aktifitas fisik dengan teratur.

  • Dianjurkan untuk melakukan olah raga yang bersifat aerobik (jalan cepat, lari-lari kecil, sepeda, renang dll.) secara teratur 3 – 5 kali setiap minggu, selama 30 – 60 menit/hari, dengan nadi selama melakukan olah raga sebesar 70 – 80 % (220 – umur).
  • Olah raga yang teratur akan membantu meningkatkan kadar kolesterol HDL
  • Bila melakukan olah raga jalan, lari-lari kecil sebaiknya menggunakan sepatu olah raga yang sesuai untuk mencegah cedera sendi.

8. Mengkonsumsi suplemen dan vitamin yang mendukung seperti:

  • Suplemen Garlic (Bawang Putih) memiliki khasiat untuk menjaga keseimbangan kolesterol dalam darah. Suplemen Garlic hanya dapat dikonsumsi oleh orang yang tidak memiliki penyakit tukak lambung (maag).
  • Suplemen Cellery (Seledri) memiliki khasiat untuk menjaga keseimbangan kolesterol dalam darah. Suplemen Cellery hanya dapat dikonsumsi oleh orang yang tidak memiliki penyakit darah rendah (hipotensi) dan sebaliknya baik digunakan untuk penderita hipertensi
  • Suplemen Rosella (Hibiscus) memiliki khasiat untuk menjagakeseimbangan kolesterol, mencegah osteoporosis, menghaluskan kulit, dll.

Sumber : dr. Fiastuti Witjaksono, dll.

Written by informasisehat

20/04/2009 at 5:15 am

Posted in kolesterol

Tagged with

Salah Paham tentang Kolesterol

leave a comment »



Kolesterol dapat berupa kolesterol baik (HDL/high-density lipoprotein) dan kolesterol jahat (LDL/low-density lipoprotein), jadi sangat penting untuk mengetahui fakta tentang kolesterol, bagimana kolesterol mempengaruhi kesehatan, dan bagaimana mengontrol kadar kolesterol dalam darah. Simak beberapa kesalahpahaman tentang kolesterol berikut:

Pilihan diet dan aktivitas fisik bertangung jawab terhadap kadar kolesterol darah.

Meskipun benar bahwa diet dan aktivitas fisik berperan terhadap keseluruhan kadar kolesterol darah, LDL (kolesterol jahat) juga diproduksi secara alami oleh tubuh. Jumlah LDL dalam darah dikendalikan di dua tempat penting, hati dan usus. Hati memproduksi kolesterol (digunakan untuk mencerna atau asam empedu) dan juga memindahkan kolesterol dari dalam darah. Usus menyerap kolesterol, yang berasal dari makanan dan empedu. Jika hati memproduksi kolesterol lebih dari yang diserap oleh usus, akan ada kelebihan kolesterol dalam darah, dengan mengabaikan diet dan aktivitas fisik.

Diet jantung sehat dan aktivitas fisik rutin penting bagi setiap orang untuk menjaga kesehatan jantung, namun pengobatan juga diperlukan untuk mengontrol kadar kolesterol anda. Memeriksakan kolesterol anda dan berkonsultasi dengan dokter adalah jalan terbaik.

Menggunakan margarin sebagai pengganti mentega akan membantu menurunkan kolesterol.

Baik margarin maupun mentega tinggi kolesterol, jadi gunakan dengan tidak berlebihan. Dari segi diet, faktor utama yang mempengaruhi kolesterol darah adalah berapa banyak lemak jenuh dan lemak trans dalam makanan. Membatasi makanan tinggi lemak jenuh dan lemak trans dapat membantu menurunkan LDL anda. Kebanyakan minyak nabati atau margarin lembut/cair memiliki lemak jenuh dan lemak trans lebih sedikit dibanding bentuk padat. Ketika memilih margarin, pilihlah yang memiliki “nol gram lemak trans” dalam label nutrisi.

Ingatlah bahwa suatu perubahan (seperti berganti dari mentega ke margarin) adalah langkah yang baik, namun tidak cukup untuk menurunkan kolesterol anda ke kadar sehat. Diet dan perubahan gaya hidup atau pengobatan mungkin diperlukan, tergantung saran dokter anda.

Orang kurus tidak perlu cemas akan kolesterol tinggi.

Jenis tubuh apapun dapat mempunyai kolesterol tinggi. Orang dengan kelebihan berat badan lebih mungkin mempunyai kolesterol tinggi, namun orang kurus juga harus periksa kolesterol secara rutin. Seringnya orang yang tidak kelebihan berat badan kurang waspada terhadap banyaknya lemak jenuh dan lemak trans yang mereka makan. Tidak ada yang dapat “makan apapun yang mereka mau” dan tetap memiliki jantung sehat. Periksa kolesterol anda secara rutin, dengan mengabaikan berat badan, aktivitas fisik dan diet anda.

Dokter belum berkata apapun tentang kolesterol saya, jadi saya tidak perlu cemas.

Kesehatan anda adalah tanggung jawab anda. Tanyakan pada dokter jika kolesterol anda perlu diperiksa. Pelajari cara menerjemahkan hasil tes tersebut, mencakup kadar HDL, LDL, dan trigliserid. Jika anda berada pada range tinggi atau batas tinggi, diskusikan pilihan dengan dokter. Dengan pertimbangan faktor resiko dan kadar kolesterol anda, dokter mungkin merekomendasikan diet dan perubahan gaya hidup dan/atau pengobatan. Ikuti petunjuk dokter, dan periksa kolesterol anda seperti yang direkomendasikan.

Label nutrisi pada makanan favorit saya mencantumkan tidak ada kolesterol, saya yakin itu adalah pilihan untuk “jantung sehat”.

Label nutrisi pada makanan sangat membantu ketika memilih makanan untuk jantung sehat, namun anda harus mengetahui apa yang anda cari. Banyak makanan “rendah lemak” mengandung lemak jenuh dan/atau lemak trans, yang berperan meningkatkan kolesterol darah. Bahkan makanan yang mengaku “rendah lemak” mungkin mengandung lemak lebih tinggi daripada yang diharapkan.

Teliti jumlah lemak jenuh, lemak trans, kolesterol dan total kalori dalam penyajian produk. Periksa juga berapa banyak jumlah tiap sajian. Biasanya lebih kecil daripada yang anda pikirkan. Bahan pertama dalam daftar adalah yang paling banyak terkandung dalam produk, jadi pilihlah produk dimana lemak dan minyak ada di barisan terakhir daftar bahan. FDA sekarang mewajibkan label makanan mencantumkan lemak trans. Lemak trans ditemukan dalam jumlah bervariasi pada makanan yang dibuat dengan minyak terhidrogenasi parsial seperti makanan yang dipanggang, kue, kraker, kue kering, pie, muffin, donat, makanan yang digoreng, beberapa margarin dan produk susu.

Sejak saya menggunakan pengobatan kolesterol tinggi, saya tidak perlu cemas terhadap apa yang saya makan.

Terapi obat umumnya diresepkan bagi mereka yang masih mengalami peningkatan kadar kolesterol, atau mereka yang dalam resiko tinggi penyakit jantung dan stroke, meskipun telah dilakukan perubahan diet yang cukup, aktivitas fisik rutin dan penurunan berat. Pengobatan modern telah melalui perjalanan panjang membantu mengontrol kadar kolesterol darah, dan beberapa dapat mencapai target kolesterol yang dibuat oleh tubuh.

Diet dan perubahan gaya hidup (sebagaimana pengobatan yang diresepkan dokter) adalah cara terbaik untuk mencegah penyakit jantung. Anda tetap harus diet jantung sehat dan lakukan aktivitas fisik minimal 30 menit per hari. Penting juga untuk meminum obat anda seperti yang disarankan dokter sehingga dapat bekerja efektif.

Saya pernah membaca bahwa telur tidak begitu bahaya terhadap kolesterol, jadi saya pikir saya dapat kembali memakan dua telur untuk sarapan.

Satu telur mengandung sekitar 213 miligram dalam diet kolesterol. Batas kolesterol yang disarankan per hari kurang dari 300 miligram untuk mereka dengan kadar LDL normal. Telur cocok untuk jantung sehat pada mereka yang jika kolesterol dari sumber lainnya (seperti daging, unggas dan produk susu) dibatasi. Misalnya, makan satu telur untuk sarapan, dua cangkir kopi dengan satu sendok teh gula (setengah untuk masing-masing), makan siang dengan dada ayam tanpa kulit dan satu sendok makan mayones, serta makan malam 6 ons steak akan berjumlah 510 miligram pada diet kolesterol hari itu (hampir dua kali batas yang disarankan).

Jika anda ingin makan telur tiap pagi, ganti daging dengan sayuran, atau minum kopi tanpa gula. Ingatlah bahwa banyak makanan, terutama yang dipanggang, mengandung telur (telur ini akan dihitung dalam batas kolesterol harian anda). Orang dengan kadar LDL tinggi atau yang menggunakan obat penurun kolesterol harus mengkonsumsi kurang dari 200 miligram kolesterol per hari.

Saya wanita jadi saya tidak perlu cemas karena kolesterol tinggi hanyalah masalah bagi pria.

Wanita premenopause biasanya terlindung dari LDL tinggi, karena hormon estrogen pada wanita cenderung meningkatkan HDL. Namun kadar kolesterol cenderung meningkat seiring pertambahan usia, dan wanita postmenopause harus mengetahui bahwa diet jantung sehat dan aktivitas fisik rutin tidak cukup untuk mencegah peningkatan kolesterol.

Jika anda menjelang menopause, penting untuk periksa kolesterol anda dan bicarakan dengan dokter anda. Anda mungkin tetap memiliki kadar kolesterol tinggi walaupun anda anda diet jantung sehat, tetap aktif, mengendalikan berat dan menghindari rokok. Jika perubahan gaya hidup tidak bekerja dengan baik, dokter anda akan meresepkan penurun kolesterol, yakinlah untuk meminumnya sesuai instruksi.

Anda tidak perlu periksa kolesterol sampai anda mencapai paruh baya.

Setiap orang harus mulai periksa kolesterol saat usia 20 tahun, namun suatu ide bagus untuk mulai periksa kolesterol sedini mungkin. Bahkan anak-anak, terutama pada keluarga dengan riwayat penyakit jantung, dapat memiliki kadar kolesterol tinggi. Bukti yang muncul anak tersebut beresiko tinggi terkena penyakit jantung ketika dewasa.

Kurangnya aktivitas fisik, kebiasaan diet yang buruk dan faktor genetik dapat mempengaruhi kadar kolesterol anak. Orang tau dapat membantu gaya hidup jantung sehat dengan menyajikan makanan rendah lemak jenuh, lemak trans dan kolesterol; mendorong untuk melakukan minimal 60 menit aktivitas fisik rutin per hari; dan mengingatkan pentingnya menghindari rokok.

Written by informasisehat

20/04/2009 at 4:41 am

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.