HIDUP SEHAT

hidup sehat adalah pilihan

Posts Tagged ‘bahaya softdrink

Bahaya Getol Mengasup Soft Drink!

leave a comment »

Bahaya Getol Mengasup Soft Drink!

Oleh dr. H.M. Hadat SpA, di Jakarta

Aneh tapi nyata, tapi begitulah faktanya. Saat orang Amerika mulai sadar pada dampak buruk mengonsumsi sukrosa, kita di sini malah bangga meniru pola makan mereka.

Bahkan, kita lebih getol mengasup softdrink, permen, biskuit yang sudah dilapisi sukrosa, sampai gula dan sirup dan jagung yang kerap dipromosikan sebagai rendah kalori (padahal tidak begitu).

Banyak orang masih belum mengerti bahwa gula (gula dari tebu, sukrosa) mengandung glukosa dan fruktosa dengan perbandingan yang sama besar. Dalam kondisi “normal” (tidak berlebihan), glukosa dibakar melalui jalur “biasa” menjadi tenaga. Sedangkan sisa pembakaran glukosa diubah menjadi asam lemak. Pembakaran fruktosa pun harus melalui jalur pembakaran glukosa ini. Setelah sukrosa dicerna di usus, glukosa dan fruktosa masuk ke pembuluh darah dan hati.

Itu normalnya. Bagaimana jika sukrosa yang dikonsumsi begitu banyak, sehingga timbul gelombang atau “banjir” glukosa dan fruktosa?

Dampaknya, fruktosa tidak dapat masuk jalur pembakaran glukosa, sehingga terpaksa menempuh jalan pintas, diubah menjadi gliserol-3-fosat. Begitu juga dengan glukosa, jika “banjirnya” kelewatan, diubah pula menjadi gliserol-3-fosfat. Padahal, gliserol-3-fosfat ini dapat mengikat tiga asam lemak dan membentuk trigliserida. Trigliserida ada yang bebas beredar dalam darah, ada pula yang disimpan dalam jaringan lemak. Kabar buruknya, peningkatan kadar trigliserida dapat memicu penyakit jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler), jika terjadi penurunan kadar HDL (kolesterol baik) disertai peningkatan kadar LDL (kolesterol jahat) dalam darah.

Begitu berbahayanya trigliserida ini. Kelebihan 800 mg/dl saja sudah dapat menyebabkan terjadinya penyakit pankreatitis akut atau radang kelenjar pankreas. Itu pasalnya, penting menjaga kadar trigliserida tetap normal, di bawah 80 mg/dl. Di hati, trigliserida bersama kolesterol dan beberapa jenis protein (apoprotein) kongkalikong membentuk lipoprotein jenis VLDL (vety low density lipoprotein).

VLDL bertugas mengangkut trigliserida ke jaringan tubuh untuk dimetabolisme menjadi tenaga (misalnya di otot) atau disimpan di jaringan lemak. Setelah keluar dari hati dan masuk ke pembuluh darah, sebagian trigliserida dikeluarkan dari VLDL oleh enzim lipoprotein lipase.

Trigliserida yang dikeluarkan dari VLDL itu kemudian terurai menjadi gliserol-3-fosfat atau asam lemak. Asam lemaknya sebagian dipakai untuk pembakaran yang menghasilkan tenaga, sebagian lagi disimpan dalam jaringan lemak sebagai trigliserida lagi. Begitu terus, sampai akhirnya jumlah trigliserida makin lama makin banyak dan menimbulkan rantai penyakit.

Dahulu, di AS, meningkatnya kasus kardiovaskuler, obesitas, dan diabetes menimbulkan kekhawatiran, sekaligus gagasan untuk mengganti konsumsi lemak hewan dengan karbohidrat sebagai sumber energi. American Diabetes Association bahkan merekomendasikan energi dari lemak tidak boleh lebih dari 30%. Karbohidrat pun menggantikan posisi lemak sebagai sumber energi utama.

Namun, sumber energi pengganti lemak hewan pun tak sepenuhnya aman. Karena belakangan terbukti, sukrosa terutama fruktosa, ternyata meningkatkan kadar trigliserida dan menurunkan kadar kolesterol baik darah, sehingga melambungkan jumlah pasien kardiovaskuler. Tak heran kalau The American Heart Association akhirnya menganjurkan pembatasan pemakaian sukrosa dan menggantikannya dengan tepung.

Seperti kata orang bijak, jika hendak meniru, tirulah yang baik. (Intisari)

Sumber:
http://www.kompas.co.id/
03 Maret 2005

Written by informasisehat

19/05/2009 at 12:38 am

Posted in softdrink

Tagged with ,

Pengaruh softdrink terhadap kesehatan

leave a comment »

Pengaruh soft drink  terhadap kesehatan
Softdrinks merangsang timbulnya karies gigi. Dari analisis data thn 1971-1974 didapatkan korelasi kuat antara minum soda dengan masalah karies gigi. Menurut para peneliti SOFT DRINK   merusak permukaan gigi, mungkin disebabkan oleh gula maupun faktor lain seperti pH keasaman yang terkandung di dalamnya. Seharusnya perusahaan SOFT DRINK   tidak mengiklankan minuman ini untuk anak-anak.

Obesitas

Dari penelitian terbaru didapatkan bahwa softdrinks(SOFT DRINK  ) menyebabkan overweight dan dikaitkan dengan sindroma metabolik. Tingkat obesitas meningkat sejalan dengan meningkatnya konsumsi SOFT DRINK  . Obesitas akan meningkatkan risiko penyakit diabetes dan kardiovaskuler, minum segelas SOFT DRINK   sehari akan meningkatkan risiko diabetes 85%

Tulang dan osteoporosis
Konsumsi SOFT DRINK   akan menyebabkan asupan kalsium yang rendah shg turut berperan untuk terjadinya osteoporosis, penyakit kerapuhan tulang dan fraktur, terutama pada wanita. Penelitian pendahuluan menduga bhw minum SOFT DRINK   berkontribusi terhadap kejadian patah tulang pada anak2.

Laporan survei di AS thn 1977-78, remaja yang mengkonsumsi SOFT DRINK   mengalami kekurangan kalsium +/- 20% daripada yang tidak mengkonsumsi. Pengkonsumsi SOFT DRINK   berat juga berkorelasi dengan asupan rendah dari magnesium, asam askorbat, riboflavin dan vit.A.

Batu ginjal

Pada suatu percobaan, 1009 laki-laki yang menderita batu ginjal dan minum plg soft drink  kt 5 1/3 ons soda setiap hari, 50% dari jumlah tersebut tetap minum dan  50% diminta mengurangi. Ternyata setelah 3thn, kelompok yang mengurangi minum SOFT DRINK   hampir 1/3nya tidak mengalami rekurensi batu ginjal.

Zat aditif ; allergen, psikoaktif,dll

Beberapa merk SOFT DRINK   menambahkan zat aditif seperti kafein sbg stimulan. Kafein meningkatkan ekskresi kalsium dlm urine. Kafein dapat menyebabkan kegelisahan, iritabilitas, krg istirahat dan berdebar-debar.

Pada anak2 dapat menyebabkan gelisah, sakit kepala dan kesulitan tidur. Selain itu sifat adiktifnya jg membuat org tetap ingin minum SOFT DRINK  .

Beberapa zat aditif yang digunakan bahkan dapat menyebabkan alergi. Pewarna Yellow 5dye menyebabkan asma dan hidung basah. Pewarna merah natural cochinea(sejenis carmine) menyebabkan reaksi yang dapat mengancam jiwa. Pewarna celup dapat mengakibatkan hiperaktifitas pada anak yang sensitif.

Pemanis artifisial seperti sakarin berdasarkan hasil penelitian berkaitan dengan kanker kandung kemih. Pemanis penggantinya yaitu aspartam saat ini blm diuji tingkat keamanannya.

Pada beberapa label SOFT DRINK   kadang tertera asam fosforik dan sejumlah etilen glycol, suatu zat anti beku yang bersifat racun secara lambat, setara dengan arsenik (racun tikus).

Minum 4 liter SOFT DRINK   dalam satu jam pernah dilaporkan kejadian yang menyebabkan kematian. Lebih heboh lagi minuman soda dilaporkan dapat membunuh tikus/ kecoa, diduga karena karbonat dan aspartam yang bersifat neurotoksin dapat merusak sel di hipotalamus (bagian dr otak).

Saran
* Berkumurlah dengan air stlh minum SOFT DRINK   untuk menghilangkan gula yang menempel pada email gigi.
* Hindari minum SOFT DRINK   pada malam hari sebelum tidur.

http://www.parentsguide.co.id

Written by informasisehat

19/05/2009 at 12:32 am

Posted in softdrink

Tagged with ,

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.