HIDUP SEHAT

hidup sehat adalah pilihan

Posts Tagged ‘ibu hamil

Aneka Perilaku “Aneh” Ibu Semasa Hamil

leave a comment »

ada masa aneh ??

KOMPAS.com – Apa benar bila ibu hamil berperilaku ajaib, seperti ingin menjitak kepala si botak atau malah jadi pengin merokok adalah karena keinginan calon bayi dalam perut? Ups, jangan mengambinghitamkan bayi ah! Semua perilaku “ajaib” ini semata-mata karena perubahan hormon yang dialami ibu hamil. Untuk diketahui, perubahan hormon selama kehamilan memang dapat memengaruhi emosi ibu. Emosi inilah yang memicu perilaku ibu hamil yang aneh-aneh alias ajaib itu.

Hanya saja seberapa besar pengaruh emosi akibat faktor hormonal tersebut, sebetulnya tergantung kepribadian masing-masing ibu. Asal tahu saja, kepribadian seseorang berkaitan dengan pola asuh yang didapat semasa kecil, kesiapan ibu menerima kehamilan dan persepsinya akan kehamilan.

Lantaran itu, ibu hamil yang memiliki kepribadian matang jarang “berperilaku aneh”. Karena selain dapat mengelola emosinya dengan baik dan siap dengan kehamilan yang dijalaninya, latar belakang pola asuh yang ia dapat juga baik. Kalaupun perilakunya “ajaib” (menurut anggapan orang), arahnya cenderung positif. Umpamanya, ia begitu semangat menjalani kehamilan sampai setiap hari selalu berdendang. Sebaliknya, ibu hamil yang kepribadiannya belum matang akan mudah emosi; senang mencari perhatian, mudah stres, gampang marah/tersinggung, mudah sedih atau tertekan.

Berikut beberapa contoh “perilaku aneh” yang mungkin dialami ibu hamil beserta alternatif solusinya:

* Hobi shopping

Sebenarnya wajar, apalagi bagi wanita. Dianggap aneh karena sebelumnya yang bersangkutan tidak punya “hobi” ini. Baru setelah hamil lantas gemar berbelanja. Dikhawatirkan “kegemaran baru” ibu hamil ini bisa menimbulkan konflik dengan pasangan, karena ibu dinilai egois dan boros membelanjakan keperluan yang tak jelas.

Solusi:

Mau tak mau ibu memang harus mampu menahan dorongan untuk berbelanja. Berusahalah untuk bijak. Buat daftar keperluan saat akan berbelanja keperluan bayi, umpamanya, dan berusahalah mematuhi daftar tersebut.

* Malas-malasan

Bisa karena pada dasarnya ibu memang pemalas sehingga saat hamil bertambah malas akibat adanya perubahan hormonal. Pada ibu yang bekerja umumnya perasaan malas-malasan ini jarang ditemui. Kalaupun ada karena rasa bosan dan lebih mudah dialihkan pada hal lain.

Solusi:

Bagi ibu rumah tangga yang banyak diam di rumah, beraktivitaslah! Jangan hanya tidur-tiduran, nonton sinetron dan mengemil. Peran lingkungan tentu amat dibutuhkan untuk memotivasi ibu agar banyak bergerak. Ingat, perilaku semasa hamil juga merupakan cara mendidik anak sejak janin. Jangan sampai perilaku malas ibu berdampak pada pola asuh kelak.

* Tidak mau dekat-dekat suami

Ada ibu hamil yang merasa mual bila mencium bau suami. Dengan alasan itu, ia tidak mau tidur seranjang atau kalaupun tidur berbalikan badan. Penyebabnya? Jangan-jangan ada masalah komunikasi dengan pasangan yang terpendam. Di bawah sadar, mungkin lo ada kebiasaan suami yang tidak ibu sukai. Misal, suami suka mengorok kalau tidur, pulang kantor tidak langsung bersih-bersih dan sebagainya. Tanpa disadari ketidaksukaan tersebut tercetus jadi perilaku “aneh” saat ibu hamil

Solusi:

Tentu tidak benar bila selagi hamil ibu menjauhi suami. Jadi, komunikasikan apa yang menjadi keinginan dan harapan ibu agar merasa nyaman. Bukankah kehadiran anak dalam kandungan juga hasil kerja sama berdua? Belajarlah untuk menerima kekurangan dan kelebihan pasangan dan belajarlah untuk saling memahami.

* Merasa sebal dan tak ingin ketemu mertua

Lihat kembali pada awal hubungan ibu dengan mertua selama ini. Apakah ada ketidakcocokan yang disebabkan mertua terlalu intervensi, terlalu cerewet dan sebagainya. Sikap mertua yang tidak berkenan di hati selama ini bisa tercetus jadi perilaku “aneh” selagi hamil. Memang dapat dipahami karena kondisi kehamilan yang cukup sensitif.

Solusi:

Sekali lagi, komunikasi merupakan jalan terbaik. Katakan secara baik-baik apa yang menjadi keinginan dan harapan ibu. Misalnya, ingin mandiri dengan pindah dari rumah mertua. Pengertian dari pihak mertua juga tentu diperlukan. Untuk itu carilah win-win solution yang terbaik.

* Marah-marah pada pasangan

Cenderung dipengaruhi temperamen ibu serta bagaimana kelancaran komunikasi dengan pasangan. Akibatnya sering kali hal sepele jadi menimbulkan konflik berkepanjangan.

Solusi:

Berusahalah untuk beradaptasi. Pasangan harus mengerti kondisi kehamilan ibu dan ibu jangan egois selalu ingin dimanja atau dilayani semua kebutuhannya. Cobalah saling membuka diri dan terus belajar untuk saling memahami.

* Merasa cemburu atau curiga

Jika sesekali mungkin wajar. Namun kerap merasa curiga pada pasangan selagi ibu hamil tentu bukan hal yang sehat. Penyebabnya bisa jadi berkaitan dengan masalah kepercayaan diri. Perubahan fisik semasa hamil membuat ibu merasa tidak cantik sehingga khawatir suami berpaling.

Solusi:

Kekhawatiran itu tak perlu terjadi selama ibu yakin dan pede serta ada saling percaya antarpasangan. Namun tak ada salahnya, ibu tetap menjaga penampilan dan menjalin kenyamanan dan kemesraan dengan pasangan. Hal ini dapat meminimalkan kekhawatiran ibu dan juga tidak membuka peluang bagi pasangan untuk berpaling.

* Jadi suka merokok atau kebiasaan buruk lainnya

Perilaku ini bisa karena keinginan ibu untuk coba-coba atau usaha mengatasi rasa tak enak dan tak nyaman semasa hamil. Jelas ini amat berisiko bagi kehamilan dan juga janin.

Solusi:

Jika sudah telanjur hentikan segera agar tidak berlanjut pada tingkat yang lebih membahayakan, misalnya menjadi pengguna narkotika. Bukankah ketika hamil ibu harus sehat secara fisik dan psikis? Carilah kegiatan yang lebih bermanfaat, seperti mengikuti pendidikan untuk menjadi orangtua, mempraktikkan yoga, ikut terapi musik, dan lainnya.

* Rajin bekerja/suka bersih-bersih

Ada ibu yang memang terbiasa bekerja, sehingga semasa hamil pun jadi lebih rajin. Ini merupakan salah satu perilaku “aneh” yang positif. Hanya perlu diingat, saat bekerja perhatikan kondisi ibu.

Solusi:

Jangan sampai kecapekan. Bekerjalah sesuai porsi dan kesanggupan ibu. Jika perlu arahkan energi ibu pada persiapan menyambut kehadiran bayi semisal menata kamarnya dan lain sebagainya. (Dedeh Kurniasih/Tabloid Nakita)

Rabu, 30 Desember 2009 | 08:42 WIB

Written by informasisehat

30/12/2009 at 3:42 am

Posted in Uncategorized

Tagged with ,

Khasiat buah pisang

leave a comment »


Jangan menyepelekan khasiat buah pisang. Selain menjadi favorit sebagian besar atlet lokal maupun internasional, karena mengenyangkan tapi tak membuat gemuk, pisang juga sangat berkhasiat bagi kesehatan serta kecantikan.

Buah ini tak hanya mudah di cerna, tapi juga mengandung 9 kandungan gizi dan mengembalikan energi. Dibanding buah lain, pisang memang cenderung mudah dinikmati karena tidak perlu lagi diolah.

Asal tahu saja, sebuah pisang yang matang akan mengandung 99 gram (gr) kalori, 1,2 gr protein, 0,2 gr lemak, 25,8 miligram (mg) karbohidrat, 0,7 gr serat, 8 mg kalsium, 28 mg fosfor, 0,5 mg besi, 44 RE vitamin A, 0,08 mg vitamin B, 3 mg vitamin C dan 72 gr air.

Namun untuk mendapatkan manfaatnya, Anda perlu cermat memilih. Pasalnya hanya pisang yang matang saja yang dapat mengubah gula darah menjadi glukosa alami, serta cepat diabsorsi ke dalam peredaran darah.

Ciri-ciri pisang yang matang, adalah pisang yang kulitnya berwarna hijau kekuning-kuningan dengan bercak cokelat atau kuning. Semua kandungan dalam pisang matang tersebut, akan memberikan beberapa manfaat kesehatan, terutama bagi:

1. Sumber Tenaga
Pisang dapat dicerna dengan mudah, sehingga gula yang terdapat didalamnya akan diubah menjadi sumber tenaga yang baik untuk pembentukan tubuh, kerja otot dan juga sangat bagus untuk menghilangkan lelah.

2. Ibu Hamil
Wanita yang tengah hamil dianjurkan untuk mengkonsumsi pisang, karena mengandung asam folat tinggi yang penting bagi kesempurnaan janin, pembentukan sel-sel baru dan mencegah terjadi cacat bawaan.

Sebuah pisang matang, akan mengandung sekitar 85-100 kalori. Sehingga dengan memakan dua pisang segar, kebutuhan asam folat yang sekitar 58 mikrogram dapat terpenuhi. Di samping itu pisang akan membantu menjaga kadar gula darah yang dapat mengurangi morning sick, sehingga pisang sangat baik untuk cemilan ibu hamil.

3. Penderita Anemia
Kandungan zat besi yang cukup tinggi pada pisang, dapat menstimulasi produksi hemoglobin dalam darah bagi penderita anemia. Dua buah pisang sehari, sangat baik untuk penderita anemia.

4. Penderita Sakit Maag
Sebagai buah yang dapat dikonsumsi langsung, pisang tak membuat iritasi atau kerusakan usus bagi penderita maag. Buah ini sering digunakan untuk melawan penyakit usus, sebab teksturnya lembut.

Pisang juga dapat menetralkan kelebihan asam lambung dan melapisi perut sehingga mampu mengurangi iritasi. Bagi yang mengalami penyakit usus atau kolik akibat asam lambung, Anda dapat mengkonsumsinya dengan di campur pada segelas susu cair.

5. Penderita Penyakit Lever
Bagi penderita lever, dua buah pisang sehari dengan tambahan satu sendok madu, akan baik untuk menambah nafsu makan dan meningkatkan kuat.

6. Penderita Luka Bakar
Khusus untuk penderita luka bakar, Anda dapat menggunakan daun pisang sebagai pengobatan. Caranya, kulit yang terbakar dioles dengan campuran abu daun pisang dan minyak kelapa. Campuran ini mampu mendinginkan kulit yang terbakar.

7. Yang Mengalami Stress
Pisang mengandung potasium, yaitu mineral vital yang membantu menormalkan detak jantung, mengirim oksigen ke otak dan mengatur keseimbangan kadar air dalam tubuh. Ketika mengalami stress, metabolisme tubuh akan meningkat drastis sehingga mengurangi kadar potasium tubuh. Dengan pisang, potasium dalam tubuh kadarnya akan seimbang.

8. Penderita Stroke
Berdasarkan riset The New England Journal of Medicine, mengkonsumsi pisang setiap hari akan menurunkan resiko kematian akibat stroke hingga 40%.

9. Mengontrol Temperatur
Di beberapa negara, pisang dipandang sebagai makanan pendingin yang dapat menurunkan temperatur fisik dan emosional ibu hamil. Di Thailand contohnya, ibu hamil mengkonsumsi pisang untuk memastikan bayi lahir dengan temperatur sejuk.

10. Meningkatkan Kekuatan Otak
Di sebuah sekolah Inggris, 200 pelajar mampu menyelesaikan ujian akhir hanya dengan sarapan pisang. Mereka juga kerap mengkonsumsi pisang saat jam istirahat serta makan siang, sebab pisang mampu meningkatkan kekuatan otak.

Sekolah Inggris tersebut merupakan responden sebuah riset, dan membuktikan bahwa kandungan potasium pada pisang membuat para pelajar jadi lebih aktif dalam proses belajar.

Di sisi lain, pisang juga bermanfaat bagi kecantikan. Seperti juga pada buah-buah lain, seperti alpukat, bengkuang dan mentimun, pisang juga kerap dijadikan sebagai masker wajah, atau untuk mengatasi rambut rusak dan menghaluskan tangan.

Pisang juga punya peranan dalam menurunkan atau menaikkan berat badan. Sebuah penelitian telah membuktikan, bahwa seseorang mampu menurunkan berat badannya dengan berdiet pisang.

Bila ingin menghilangkan berat badan, caranya gampang. Setiap hari konsumsilah empat buah pisang dan empat gelas susu non fat atau susu cair dalam sehari. Lakukan selama tiga hari dalam seminggu.

Dari pisang dan susu tersebut, Anda mendapatkan 1,250 kalori. Menu ini cukup menyehatkan bagi tubuh Anda. Selain menurunkan berat badan, diet pisang juga membantu kulit wajah menjadi lebih bersih dan tidak berminyak.

Sedangkan yang ingin menambah bobot tubuh, konsumsilah satu gelas banana shake yang dicampur madu, kacang dan mangga, sesudah makan. Menu ini bila dikonsumsi setiap hari, akan membantu menaikkan berat badan.

Belum banyak yang tahu, bahwa pisang ternyata juga mampu membantu perokok mengatasi kecanduan nikotin. Kandungan vitamin B6 dan B12 yang terdapat di pisang, dapat menetralisir pengaruh nikotin dalam tubuh. Bahkan enzim bromelain yang terkandung di pisang pun, terbukti dapat meningkatkan libido pria.

Sumber : izoel pada http://www.halohalo.co.id/berita/berita/12/3/1107/Khasiat%20Pisang%20Untuk%20Kesehatan%20dan%20Kecantikan.htm

Written by informasisehat

18/07/2009 at 1:09 am

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.