HIDUP SEHAT

hidup sehat adalah pilihan

MENGENAL PENYAKIT TUBERKULOSIS ( TBC )

leave a comment »


Hampir dapat dipastikan, pemeriksaan yang paling sering dilakukan oleh Radiografer adalah rontgen thorax. Dan penyakit yang mempersyarakan secara ketet untuk foto thorax adalah TBC (tuberculisis). Karenanya menjadi tidak ‘loetjoe’ kalau kita-kita —para radiografer—masih sangat gelap tentang penyakit yang satu ini. Untuk itu, yuuk… kita simak tulisan berikut….

Apa itu TBC ?

TBC adalah suatu penyakit menular yang disebabkan oleh kuman mycobakterium Tuberkulosis.
TBC bisa menyerang semua bagian, tetapi yang paling sering terkena adalah organ paru – paru.
Indonesia merupakan negara ke -3 terbesar didunia setelah RRC dan India dalam hal penderita TBC.

Bagaimana gejala – gejala TBC ?

Batuk berdahak lebih dari 3 minggu.
Batuk darah
Rasa sakit didada
Nafsu makan berkurang
Berkurangnya berat badan
Demam lebih dari 1 bulan
Berkeringat dimalam hari meskipun tidak melakukan kegiatan.

Bagaimana kuman TBC menyebar ?

Ketika seseorang yang menderita TBC batuk atau bersin, maka kuman – kuman TBC akan tersebar diudara.
Mereka yang berada disekitar penderita bisa tertular bakteri TBC hanya dengan menghirup udara yang mengandung kuman tersebut.

Siapa yang terkena TBC ?

Semua orang dapat tertular TBC
Timbulnya TBC dapat langsung atau butuh waktu lebih lama setelah tertular.
Pada orang sehat, kuman tersebut biasanya menjadi tidak aktif didalam tubuh dan orang itu tetap sehat.

Kuman TBC akan tetap hidup didalam tubuh orang sehat dan akan menjadi aktif bila orang itu :
Kekurang gizi
Kondisi fisiknya lemah
Terkena penyakit tertentu seperti kencing manis atau HIV / AIDS.
Pecandu narkoba
Menggunakan horman steroid.

Bagaimana Diagnosis TBC ?

Riwayat kontak dengan pasien TBC dewasa
Gejala klinis sudah jelas misalnya adanya limfadenitis dileher, meningitis atau gibus berarti sudah berlanjut atau sudah berkomplikasi.
Uji tuberkulosis positif ( test mantoux )
Kelainan foto paru.
Biakan basil TB yang positif.

Bagaimana pengobatan Tuberculosis ?

Diberikan dua macam atau lebih obat anti TB
Obat diminum secara teratur
Obat diberikan untuk waktu yang cukup lama ( 6 – 1 tahun )
Memperbaiki gizi penderita dengan makanan tinggi kalori dan tinggi protein.

Bagaimana mencegah agar tidak menular kepada orang lain ?

1.Penderita Tuberkulosa paru :
Minum obat secara teratur sampai selesai
Menutup mulut waktu bersin dan batuk
Tidak meludah disembarangan tempat
Meludah ditempat yang kena sinar matahari atau ditempat yang diisi sabun atau lisol.

2.Untuk Keluarga :

Jemur tempat tidur bekas penderita secara teratur.
Buka jendela lebar – lebar agar udara segar dan sinar matahari dapat masuk
Kuman TBC akan mati bila terkena sinar matahari.
Membantu mengingatkan anggota keluarga yang terkena penyakit TBC untuk minum obat secara teratur dan kontrol teratur
Meningkatkan daya tahan tubuh dengan makanan yang bergizi.

Bagaimana pencegahan yang lain ?

1.Imunisasi BCG pada bayi
2.Meningkatkan daya tahan tubuh debngan makanan yang bergizi

TBC dapat disembuhkan apabila pasien berobat dengan tekun dan teratur sebelum dokter atau petugas kesehatan menyatakan pasien benar – benar sembuh, pasien tidak boleh berhenti berobat. Bila pasien berhenti berobat sebelum sembuh, penyakitnya dapat kambuh kembali dan akan lebih sulit diobati, oleh karena itu peran pasien sendiri maupun keluarga dalam mengawasi minum obat sangat penting.

http://rontgen-area.blogspot.com

TBC Serang Ribuan Warga Serang

SERANG, SABTU – Ribuan warga Kabupaten Serang, Banten, mengidap penyakit tuberkulosis (TBC) akibat kemiskinan serta buruknya sanitasi lingkungan.

“Penularan penyakit TBC sangat tinggi karena kasus temuan baru meningkat,” kata Kepala Pusat Pelayanan Kesehatan Paru-paru pada Dinas Kesehatan Kabupaten Serang, Hj Oom Romlah, di Serang, Sabtu.

Ia mengatakan, selama ini temuan kasus TBC sebanyak 1.590 penderita dan 41 orang diantaranya meninggal dunia akibat terserang berbagai penyakit penyerta.

Meningkatnya kasus TBC terkait kemiskinan dan keburukan sanitasi lingkungan sehingga mudah menularkannya dari si penderita, apalagi saat daya tubuh lemah.

Sebagian besar kasus penyakit TBC menyerang warga yang masih dalam usia produktif antara 15 hingga 50 tahun.

Oleh karena itu, pihaknya terus mengoptimalkan pengawasan minum obat (PMO) bagi penderita.

“Jika seorang tidak berobat maka bisa menularkan kepada 10 orang lainya,” katanya.

Saat ini, kata dia, jumlah petugas PMO sebanyak 117 orang terdiri dari kader posyandu, keluarga penderita dan petugas puskesmas.

Saat ini masih banyak pederita TBC, namun mereka enggan berobat ke rumah sakit atau puskesmas dengan alasan merasa malu kepada tetangga dan masyarakat. Padahal pengobatan itu gratis dan bisa didapatkan pada setiap puskemas atau rumah sakit terdekat.

Dia menjelaskan, gejala TBC ini muncul seperti batuk berdahak selama tiga minggu atau lebih, diikuti demam, berat badan menurun, keringat malam dengan tanpa aktivitas.

Selain itu, nafsu makan orang yang terserang TBC juga akan menurun drastis, serta akan merasakan nyeri pada dada dan juga batuk berdarah.

“Kami minta bila warga berturut-turut batuk selama tiga minggu sebaiknya diperiksakan ke puskesmas atau rumah sakit,” ujarnya.

Menurut dia, penyakit TBC bisa disembuhkan asalkan mereka taat meminum obat selama enam bulan secara rutin.

“Pengobatan TBC jangan sampai putus di tengah jalan, karena untuk membunuh kuman mycobecterium dibutuhkan waktu selama enam bulan. Kalau mereka berobat secara rutin hingga enam bulan, dipastikan sembuh total,” katanya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Kibin, Kabupaten Serang, H Yunan, mengatakan, hampir setiap hari banyak penderita TBC berobat ke puskemas itu karena mereka masih dalam tahap pengobatan selama enam bulan.

Bahkan, saat ini banyak juga penderita TBC yang dinyatakan sembuh total setelah meminum obat secara rutin selama enam bulan.

“Sampai saat ini penunatasan TBC mengalami kesulitan karena ada penderita yang enggan berobat ke puskesmas,” ujarnya.

http://m.kompas.com

Advertisements

Written by informasisehat

22/06/2009 at 11:43 am

Posted in TBC

Tagged with ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: