HIDUP SEHAT

hidup sehat adalah pilihan

Flu Babi Meluas

leave a comment »

Flu Babi Meluas

(13 juli 2009)

95 persen kasus flu babi sembuh tanpa perawatan.

JAKARTA — Penyebaran virus influenza A subtipe H1N1 alias flu babi kian meluas. Hingga Ahad (12/7), pasien flu babi yang dirawat telah berjumlah 64 orang, terdiri atas 43 laki-laki dan 21 perempuan.

Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadilah Supari mengatakan, dari 64 orang itu, 12 di antaranya adalah pasien baru: dua warga negara asing (WNA) dan 10 warga negara Indonesia (WNI). ”Lima di antaranya punya riwayat perjalanan ke luar negeri, yakni Malaysia, Singapura, Turki, Jepang, dan Selandia Baru,” kata Menkes di Jakarta, kemarin (12/7).

Dari ke-12 pasien itu, delapan dirawat di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jakarta; dua orang dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta; satu orang dirawat di RS Hasan Sadikin, Bandung; dan satu orang dirawat di RSUP Sanglah, Denpasar.

Tapi, jumlah pasien ini terus bertambah. Bila Menkes masih menyebut satu orang dirawat di RSUP Sanglah, kemarin petang pihak RSUP Sanglah justru mengonfirmasi jumlah yang mereka rawat 10 orang. ”Delapan WNA, dua WNI,” kata Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUP Sanglah, dr Lanang Suartana, kemarin.

RSUP Adam Malik, Medan, juga menerima satu pasien flu babi. ”Sekarang, sembilan orang dirawat di ruang isolasi,” kata Kepala Bidang Humas RSUP Adam Malik, Atma Wijaya. Total sudah 15 pasien flu babi yang masuk RSUP Adam Malik, dengan enam di antaranya positif.

RS-RS lainnya di Indonesia juga masih merawat pasien-pasien flu babi yang termasuk berdatangan (lihat grafis).

Kendati flu babi sudah masuk fase pandemi sejak 11 Juni 2009 dan penetrasinya ke berbagai negara–termasuk Indonesia–semakin dalam, Menkes mengatakan, flu babi telah dinyatakan sebagai penyakit influenza biasa. Badan Kesehatan Dunia (WHO) pun tak lagi merekomendasikan penerapan upaya pencegahan khusus terhadap flu babi.

Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Departemen Kesehatan, Tjandra Yoga Aditama, menambahkan, 95 persen kasus flu babi di dunia sembuh tanpa mendapat perawatan di RS. Angka kematian akibat penyakit ini juga relatif rendah, sekitar 0,4 persen.

Tapi pemerintah tetap melakukan berbagai upaya pencegahan dan pengendalian untuk mencegah kemungkinan terjadinya percampuran virus flu babi dengan virus influenza A H5N1 atau flu burung. Sebab, bila itu terjadi, ”Akan menjadistrain virus baru yang lebih ganas.”

Strain baru itu diprediksi bisa mempunyai kemampuan menyebar secepat flu babi–termasuk menular antarmanusia–dan mematikan seperti flu burung. Sampai saat ini, flu burung belum bisa menular antarmanusia.

Flu babi ditularkan melalui kontak langsung dari manusia ke manusia lewat batuk, bersin, atau benda-benda yang pernah bersentuhan dengan pengidap flu babi. ”Sebaiknya, masyarakat tetap waspada dan senantiasa membiasakan pola hidup bersih dan sehat, di antaranya mencuci tangan dengan sabun serta melaksanakan etika batuk dan bersin yang benar,” kata Tjandra.

Untuk mencegah penyebaran flu babi di Indonesia, upaya kesiapsiagaan tetap dijalankan. Yaitu, penguatan Kantor Kesehatan Pelabuhan (thermal scanner dan Health Alert Card wajib diisi); penyiapan RS rujukan; penyiapan logistik; penguatan pelacakan kontak; penguatan surveilans ILI; penguatan laboratorium, komunikasi, edukasi, dan informasi, serta mengikuti International Health Regulations (IHR).

Menteri Pertanian (Mentan) Anton Apriyantono mengingatkan Badan Karantina Pertanian (Barantan) melakukan cegah tangkal flu babi ke Indonesia melalui pengawasan lalu lintas media pembawa penyakit tersebut. Antara lain, lewat impor daging selektif. eye/aas/zak/nri/uki/nin/c87

Suspect Flu Babi di Sejumlah RS

* RSUP Adam Malik, Medan, Sumatra Utara
Merawat 15 pasien suspect flu babi, enam di antaranya sudah positif. Pasien terakhir yang masuk RS itu adalah DV (30 tahun), warga Jl HM Yamin, Medan, yang baru pulang dari Singapura.

* RS dr Soetomo, Surabaya, Jawa Timur
Merawat enam pasien flu babi. Tiga pasien yang masuk pekan lalu adalah satu keluarga yang baru pulang dari Amerika Serikat. Mereka adalah GN (48), HR (19), dan PY (14). Mereka tinggal di Surabaya selatan.
Tiga orang lainnya dirawat sebulan lalu, dua di antaranya baru pulang dari Hongkong dan satu dari Taiwan, tapi hasilnya negatif.

* RSUP Dr Sardjito
Merawat lima pasien flu babi. Mereka adalah AR yang dirawat sejak Kamis (9/7); dua pelajar perempuan teman AR, yaitu G dan N yang dirawat sejak Sabtu (11/7); warga negara Australia berinisial E yang menjadi mahasiswa sebuah perguruan tinggi di Yogyakarta yang dirawat sejak Sabtu (11/7) malam; dan seorang perawat pria berinisial GS.

* RSUP Sanglah, Denpasar, Bali
Merawat enam pasien flu babi, dua di antaranya adalah turis lokal dari Jakarta, yaitu RI (33) dan seorang lainnya yang berusia 30 tahun. Empat lainnya adalah RL (44) warga Selandia Baru; MP (19) asal AS; tiga lainnya asal Australia. Sebelumnya, RS ini telah memulangkan 16 pasien suspect flu babi.

* RSU Tangerang, Banten
Merawat seorang atlet muda cabang lari berinisial LP (17) pada Sabtu (11/7). LP yang baru pulang dari Jepang ini sebelumnya dirawat di RS Internasional Bintaro.

* RSUD Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan, Kalimantan Timur.
Merawat seorang pasien suspect flu babi asal AS, yaitu RH (26). Kondisi pasien yang dirawat sejak 6 Juli ini dikabarkan mulai membaik.

* RSPI Sulianti Saroso, Jakarta
Sempat merawat 14 pasien suspect flu babi, tiga di antaranya anak di bawah umur 12 tahun. Dari ke-14 orang ini, dua di antaranya warga Malaysia dan Australia.

* RSPAD Gatot Subroto, Jakarta
Merawat dua yaitu Nk (9/laki-laki) dan Kv (8/laki-laki.

* RS Hasan Sadikin, Bandung
Merawat satu orang yaitu Ev (37/perempuan).

Advertisements

Written by informasisehat

18/07/2009 at 11:50 am

Posted in flu

Tagged with ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: