HIDUP SEHAT

hidup sehat adalah pilihan

Posts Tagged ‘informasi sehat

Lindungi Otak dengan Kopi

with 7 comments

Sabtu, 27 November 2010 | 09:01 WIB
Ilustrasi kopi Indonesia

KOMPAS.com — Ternyata, kopi tidak selamanya buruk untuk tubuh. Penelitian mengenai dampak kopi bagi kesehatan sudah cukup banyak. Yang terbaru menyebutkan, kopi bisa melindungi otak Anda dari risiko kanker.

Manfaat kopi yang luar biasa itu terungkap setelah para peneliti mengikuti kesehatan 500.000 orang Eropa selama delapan tahun. Mereka yang minum satu setengah cangkir kopi sehari memiliki risiko terkena kanker otak 34 persen lebih rendah.

Banyak orang yang tidak mengetahui bahwa kopi sebenarnya kaya akan antioksidan. Seperti diketahui, sudah banyak fakta-fakta yang menunjukkan manfaat antioksidan untuk pencegahan penyakit.

Meski hasil penelitian tersebut cukup membuat para pencinta kopi sedikit lega, tetapi perlu dicatat bahwa tipe kanker otak yang bisa dicegah oleh kopi terbilang langka.

Sebelumnya, hasil-hasil penelitian menunjukkan kopi punya manfaat pencegahan beberapa jenis penyakit, seperti diabetes tipe 2 dan Alzheimer. Manfaat kopi lainnya mungkin sudah sering Anda rasakan, yakni lebih bersemangat dan meningkatkan konsentrasi.

 

sebuah kabar baik untuk penikmat kopi

Written by informasisehat

02/12/2010 at 2:42 am

Posted in kopi

Tagged with , ,

Penyakit Diabetes di Indonesia Bakal Meledak di 2030

with one comment

Bagus Kurniawan – detikHealth

Diabetes : berubah pola hidup atau mati?

Yogyakarta, Perubahan gaya hidup masyarakat mengakibatkan pola makan berubah tapi kurang olahraga. Jangan heran jika 20 tahun lagi atau 2030 Indonesia akan mengalami ledakan penderita Diabetes Miletus (DM).

Saat ini Indonesia dengan jumlah penduduk terbesar itu masuk 5 besar negara dengan penderita DM yang terbanyak. Negera urutan pertama penderita DM adalah India, kedua China, ketiga Amerika Serikat (AS) dan keempat Indonesia. Oleh karena harus ada upaya mulai sekarang agar jumlah penderita semakin bertambah.

Hal itu diungkapkan dr Agus Widiyatmoko, SpPD, MSc, Bagian Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dalam seminar Diabetes dan Kebutaan yang
diselenggarakan Asri Medical Center (AMC) di gedung AMC di Jalan HOS Cokroaminoto, Yogyakarta, Sabtu (29/5/2010).

“Bila tidak dicegah jumlahnya akan meningkat 3 kali lipat dari sekarang. Sedang negara-negara lain jumlahnya hanya meningkat 2 kali lipat karena sudah mulai melakukan pencegahan,” kata Agus.

Peningkatan itu diprediksi akibat penduduk Indonesia yang semakin makmur dan perubahan gaya hidup. Perubahan itu mengakibatkan pula berubahnya pola makan penduduk. “Itu salah satu penyebabnya. Banyak mengonsumsi makan tapi
kurang aktifitas olahraga,” katanya.

Agus mengatakan penderita DB itu ibaratnya kontrak sakit seumur hidup. Dengan demikian upaya yang bisa dilakukan adalah mampu mengontrolnya dan hidup sehat dengan DB. Selain itu DB juga bisa menimbulkan komplikasi penyakit lainnya seperti saraf, ginjal hingga kebutaan.

“Karena itu bila ada penderita DB harus dihentikan agar jangan sampai komplikasi misalnya terjadi kebutaan seperti kasus penyanyi keroncong Mus Mulyadi,” katanya

Cara yang dilakukan lanjut Agus, adalah melakukan edukasi kepada masyarakat agar jangan salah persepsi terhadap DB terutama berkaitan dengan obat untuk penderita.

Selanjutnya melakukan diet atau mengatur pola makan, baik jumlah makanan yang harus dimakan setiap hari, jenis makanan yang dimakan dan waktu makan.

“Makan 3 kali sehari itu perlu karena tubuh perlu kalori tapi harus diatur. Ini yang kadang-kadang susah dilakukan dengan tepat oleh semua penderita,” katanya.

Dia mengatakan olahraga rutin dua atau tiga kali sehari juga mampu mencegah. Olahraga mampu menurunkan kadar gula darah sekitar 10-15 persen. Olahraga yang disarankan adalah bukan olahraga dengan intensitas tinggi untuk membakar kalori, tapi efek yang ditimbulkan setelah olahraga.

“Idealnya 30 menit hingga 45 menit pada pagi hari sudah cukup atau dengan senam DB yang khusus diadakan bagi penderita,” pungkasnya.

(bgs/ir)

Written by informasisehat

29/05/2010 at 8:15 am

Posted in diabetes

Tagged with ,

Aneka Perilaku “Aneh” Ibu Semasa Hamil

leave a comment »

ada masa aneh ??

KOMPAS.com – Apa benar bila ibu hamil berperilaku ajaib, seperti ingin menjitak kepala si botak atau malah jadi pengin merokok adalah karena keinginan calon bayi dalam perut? Ups, jangan mengambinghitamkan bayi ah! Semua perilaku “ajaib” ini semata-mata karena perubahan hormon yang dialami ibu hamil. Untuk diketahui, perubahan hormon selama kehamilan memang dapat memengaruhi emosi ibu. Emosi inilah yang memicu perilaku ibu hamil yang aneh-aneh alias ajaib itu.

Hanya saja seberapa besar pengaruh emosi akibat faktor hormonal tersebut, sebetulnya tergantung kepribadian masing-masing ibu. Asal tahu saja, kepribadian seseorang berkaitan dengan pola asuh yang didapat semasa kecil, kesiapan ibu menerima kehamilan dan persepsinya akan kehamilan.

Lantaran itu, ibu hamil yang memiliki kepribadian matang jarang “berperilaku aneh”. Karena selain dapat mengelola emosinya dengan baik dan siap dengan kehamilan yang dijalaninya, latar belakang pola asuh yang ia dapat juga baik. Kalaupun perilakunya “ajaib” (menurut anggapan orang), arahnya cenderung positif. Umpamanya, ia begitu semangat menjalani kehamilan sampai setiap hari selalu berdendang. Sebaliknya, ibu hamil yang kepribadiannya belum matang akan mudah emosi; senang mencari perhatian, mudah stres, gampang marah/tersinggung, mudah sedih atau tertekan.

Berikut beberapa contoh “perilaku aneh” yang mungkin dialami ibu hamil beserta alternatif solusinya:

* Hobi shopping

Sebenarnya wajar, apalagi bagi wanita. Dianggap aneh karena sebelumnya yang bersangkutan tidak punya “hobi” ini. Baru setelah hamil lantas gemar berbelanja. Dikhawatirkan “kegemaran baru” ibu hamil ini bisa menimbulkan konflik dengan pasangan, karena ibu dinilai egois dan boros membelanjakan keperluan yang tak jelas.

Solusi:

Mau tak mau ibu memang harus mampu menahan dorongan untuk berbelanja. Berusahalah untuk bijak. Buat daftar keperluan saat akan berbelanja keperluan bayi, umpamanya, dan berusahalah mematuhi daftar tersebut.

* Malas-malasan

Bisa karena pada dasarnya ibu memang pemalas sehingga saat hamil bertambah malas akibat adanya perubahan hormonal. Pada ibu yang bekerja umumnya perasaan malas-malasan ini jarang ditemui. Kalaupun ada karena rasa bosan dan lebih mudah dialihkan pada hal lain.

Solusi:

Bagi ibu rumah tangga yang banyak diam di rumah, beraktivitaslah! Jangan hanya tidur-tiduran, nonton sinetron dan mengemil. Peran lingkungan tentu amat dibutuhkan untuk memotivasi ibu agar banyak bergerak. Ingat, perilaku semasa hamil juga merupakan cara mendidik anak sejak janin. Jangan sampai perilaku malas ibu berdampak pada pola asuh kelak.

* Tidak mau dekat-dekat suami

Ada ibu hamil yang merasa mual bila mencium bau suami. Dengan alasan itu, ia tidak mau tidur seranjang atau kalaupun tidur berbalikan badan. Penyebabnya? Jangan-jangan ada masalah komunikasi dengan pasangan yang terpendam. Di bawah sadar, mungkin lo ada kebiasaan suami yang tidak ibu sukai. Misal, suami suka mengorok kalau tidur, pulang kantor tidak langsung bersih-bersih dan sebagainya. Tanpa disadari ketidaksukaan tersebut tercetus jadi perilaku “aneh” saat ibu hamil

Solusi:

Tentu tidak benar bila selagi hamil ibu menjauhi suami. Jadi, komunikasikan apa yang menjadi keinginan dan harapan ibu agar merasa nyaman. Bukankah kehadiran anak dalam kandungan juga hasil kerja sama berdua? Belajarlah untuk menerima kekurangan dan kelebihan pasangan dan belajarlah untuk saling memahami.

* Merasa sebal dan tak ingin ketemu mertua

Lihat kembali pada awal hubungan ibu dengan mertua selama ini. Apakah ada ketidakcocokan yang disebabkan mertua terlalu intervensi, terlalu cerewet dan sebagainya. Sikap mertua yang tidak berkenan di hati selama ini bisa tercetus jadi perilaku “aneh” selagi hamil. Memang dapat dipahami karena kondisi kehamilan yang cukup sensitif.

Solusi:

Sekali lagi, komunikasi merupakan jalan terbaik. Katakan secara baik-baik apa yang menjadi keinginan dan harapan ibu. Misalnya, ingin mandiri dengan pindah dari rumah mertua. Pengertian dari pihak mertua juga tentu diperlukan. Untuk itu carilah win-win solution yang terbaik.

* Marah-marah pada pasangan

Cenderung dipengaruhi temperamen ibu serta bagaimana kelancaran komunikasi dengan pasangan. Akibatnya sering kali hal sepele jadi menimbulkan konflik berkepanjangan.

Solusi:

Berusahalah untuk beradaptasi. Pasangan harus mengerti kondisi kehamilan ibu dan ibu jangan egois selalu ingin dimanja atau dilayani semua kebutuhannya. Cobalah saling membuka diri dan terus belajar untuk saling memahami.

* Merasa cemburu atau curiga

Jika sesekali mungkin wajar. Namun kerap merasa curiga pada pasangan selagi ibu hamil tentu bukan hal yang sehat. Penyebabnya bisa jadi berkaitan dengan masalah kepercayaan diri. Perubahan fisik semasa hamil membuat ibu merasa tidak cantik sehingga khawatir suami berpaling.

Solusi:

Kekhawatiran itu tak perlu terjadi selama ibu yakin dan pede serta ada saling percaya antarpasangan. Namun tak ada salahnya, ibu tetap menjaga penampilan dan menjalin kenyamanan dan kemesraan dengan pasangan. Hal ini dapat meminimalkan kekhawatiran ibu dan juga tidak membuka peluang bagi pasangan untuk berpaling.

* Jadi suka merokok atau kebiasaan buruk lainnya

Perilaku ini bisa karena keinginan ibu untuk coba-coba atau usaha mengatasi rasa tak enak dan tak nyaman semasa hamil. Jelas ini amat berisiko bagi kehamilan dan juga janin.

Solusi:

Jika sudah telanjur hentikan segera agar tidak berlanjut pada tingkat yang lebih membahayakan, misalnya menjadi pengguna narkotika. Bukankah ketika hamil ibu harus sehat secara fisik dan psikis? Carilah kegiatan yang lebih bermanfaat, seperti mengikuti pendidikan untuk menjadi orangtua, mempraktikkan yoga, ikut terapi musik, dan lainnya.

* Rajin bekerja/suka bersih-bersih

Ada ibu yang memang terbiasa bekerja, sehingga semasa hamil pun jadi lebih rajin. Ini merupakan salah satu perilaku “aneh” yang positif. Hanya perlu diingat, saat bekerja perhatikan kondisi ibu.

Solusi:

Jangan sampai kecapekan. Bekerjalah sesuai porsi dan kesanggupan ibu. Jika perlu arahkan energi ibu pada persiapan menyambut kehadiran bayi semisal menata kamarnya dan lain sebagainya. (Dedeh Kurniasih/Tabloid Nakita)

Rabu, 30 Desember 2009 | 08:42 WIB

Written by informasisehat

30/12/2009 at 3:42 am

Posted in Uncategorized

Tagged with ,

leave a comment »

Tahukah Anda Gejala DBD?

nyamuk20belang_dbd1

DBD ancaman bagi penduduk tropis

KOMPAS.com – Setiap kali pergantian musim tiba, fenomena penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang tergolong mematikan menjadi ancaman penduduk negara tropis seperti Indonesia.

DBD disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan lewat gigitan nyamuk Aedes aegipty atau Aedes albopictus berkelamin betina. Nyamuk berkaki belang-belang putih ini menggigit manusia di siang hari. Virus dengue terdiri dari empat jenis (strain), yakni dengue tipe 1,2,3, dan 4. Namun tipe yang dominan di Indonesia adalah tipe 3.

Penyakit DBD sampai sekarang memang tidak terduga. Secara umum penyakit ini memiliki ciri seperti panas tinggi, pusing, bahkan muntah darah. Namun sayangnya, gejala yang sama sering ditemukan pada penyakit lain. Akibatnya, sampai sekarang sering terjadi salah diagnosis. Oleh sebab itu, Anda harus lebih waspada dan mengenali gejala lainnya.

GEJALA:
– Demam tinggi mendadak
– Sakit kepala berat, terutama di bagian dahi
– Nyeri pada tubuh dan sendi
– Mual atau muntah
– Muka kemerahan
– Pemeriksaan laboratorium menunjukkan leukosit dan trombosit turun (kurang dari 100 ribu) dan terjadi peningkatan hematokrit (kekentalan darah).

PENANGANAN

– Monitor suhu tubuh penderita setiap hari
– Bawa penderita kembali ke dokter bila demam berlangsung 3 hari
– Istirahat dan asupan cairan yang cukup merupakan dua hal yang sangat penting pada pasien infeksi virus dengue.

– Bila penderita makin lemas, muntah, sulit makan atau minum, perlu dilakukan pemberian cairan infus oleh dokter.
– Bila hasil laboratorium menunjukkan ada tanda-tanda penurunan trombosit atau peningkatan  hematokrit, penderita harus dirawat di rumah sakit.
– Pasien diawasi jangan sampai terjadi syok yang ditandai dengan rasa lemas, mengantuk, dan pingsan, sementara kaki terasa dingin sekali.

Sabtu, 7 November 2009 | 10:36 WIB

 

Parasetamol, Lebih Aman Atasi DBD

paracetamol

Aman bagi penderita DBD

KOMPAS.com – Dalam memilih obat penurun demam anak yang dijual bebas, selain berkhasiat, sebaiknya orangtua memperhatikan ada tidaknya efek samping obat tersebut bagi penderita.

Untuk anak yang menderita demam dengue atau demam berdarah dengue (DBD), khususnya anak yang berusia kurang dari 12 tahun, Badan Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan penggunaan parasetamol sebagai salah satu pilihan obat untuk meredakan demam.  Parasetamol dinilai lebih aman untuk lambung dan tidak memiliki efek menghambat pembekuan darah.

Menurut dr.Alan Tumbelaka, Sp.A, konsultan dan Kepala Divisi Penyakit Infeksi Tropik, Departemen Ilmu Kesehatan Anak, FKUI-RSCM, parasetamol dapat digunakan untuk mengatasi gejala nyeri otot dan sendi, sakit kepala, serta demam pada anak.

Asam asetil salisilat maupun obat antiinflamasi non-steorid seperti ibuprofen mempunyai indikasi kontra pada demam dengue maupun DBD karena dapat menimbulkan risiko iritasi dan sakit lambung yang memperburuk penyakit.

“Meski jarang ditemui, namun penelitian menunjukkan adanya efek samping obat ibuprofen yang memperburuk penyakit DBD,” kata dokter Alan.

“Bila anak sudah positif kena DBD atau demam dengue, sebaiknya tidak diberi obat penurun demam jenis ibuprofen atau asam asetil salisilat,” tambahnya.

Dipaparkan oleh dokter Alan, terapi terbaik untuk pengobatan demam dengue atau DBD adalah istirahat cukup dan minum banyak cairan, seperti oralit, jus buah, susu, dan sebagainya.

“Segera ke rumah sakit bila anak menunjukkan gejala lemas, tidak nafsu makan, atau muntah, terutama pada fase kritis, yakni pada hari ketiga demam,” katanya.

Kamis, 5 November 2009 | 17:11 WIB

 

Written by informasisehat

09/11/2009 at 1:12 am

Penyebab Dan Cara Menghilangkan Bau Mulut Tidak Sedap

with 36 comments

bau mulut bisa diatasi

bau mulut bisa diatasi

Masalah bau mulut adalah masalah yang cukup serius bagi sebagian orang yang aroma mulutnya sangat tajam menusuk hidung orang-orang yang berada di sekitarnya. Orang yang puasa biasanya mulutnya akan bau tidak enak, namun hal ini wajar-wajar saja. Lain halnya jika bau mulut terjadi secara permanen tentu akan memberikan dampak atau citra yang negatif.

Bau mulut yang berkepanjangan dapat mengakibatkan seseorang jadi tidak percaya diri (pede) dan bisa menjadi pertanda suatu penyakit seperti penyakit diabetes, penyakit jantung, gagal ginjal, liver, gangguan pada pencernaan, dan lain sebagainya. Di samping itu bau mulut juga dapat ditimbulkan dari adanya lubang pada gigi, sisa makanan di dalam mulut, karang gigi / karies, dan lain sebagainya.

Tanda-tanda terjadinya bau mulut biasanya adalah akibat terganggunya keseimbangan asam mulut seperti alir liur kental, mulut kering dan rasa tidak nyaman bicara. Selain itu lawan bicara akan terlihat gelisah dan mengambil inisiatif menjauh / mengambil jarak dalam berbicara. Bisa juga seseorang akan komplain atas bau tidak enak yang tercium dan berasal dari mulut kita.

Ketika melakukan ibadah puasa, seseorang akan lebih rentan terkena bau mulut yang tidak sedap dihidung dikarenakan adanya pengurangan produksi air liur yang dapat membuat mulut menjadi kering / xerostomia. Akibatnya jumlah oksigen di dalam mulut akan berkurang. Bakteri anaerob dapat berkembang biak di dalam mulut tanpa oksigen yang memecah asam amino dan menghasilkan gas sulfur yang membuat mulut tidak sedap baunya.

Penyebab Bau Mulut Tak Sedap

Bau mulut yang tak sedap, sering membuat merasa tidak pede dan tidak menyenangkan bagi mereka yang kita ajak bicara. Banyak hal yang menyebabkan mulut berbau tidak sedap, diantaranya :

– gigi yang berlubang
– lidah yang berjamur ( sering dibersihkan lidahnya )
– pencernaan yang bermasalah
– usus besar yang kotor
– fungsi pancreas yang menurun

Kadang itu juga merupakan gejala awal akan munculnya masalah DIABETES MELITUS. Nanti, entah puluhan tahun kemudian (bahkan bisa dipercepat) tergantung pola makan dan pola hidup anda..

Penyebab bau mulut

Produk Susu

Keju dan produk susu lainnya kaya akan protein, sehingga menjadi santapan lezat tak hanya bagi anda tapi juga bagi bakteri penyebab bau mulut.

Alkohol

Alkohol bisa mengurangi produksi air liur di dalam mulut, dan bakteri amat menyukai lingkungan yang kering.

Gula

Bukan cuma membuat gigi anda berlubang, gula juga merupakan sumber makanan bagi bakteri.

Bawang Putih

Bawang putih kaya akan kandungan sulfur, yang sudah cukup dikenal sebagai penyebab bau mulut. Bahkan tidak hanya mulut anda saja yang bau apabila mengkonsumsi bawang putih terlalu banyak, namun juga keringat anda.

Rokok

Merokok membuat mulut anda kering dan menjadi sarang yang nyaman bagi bakteri. Selain itu, kombinasi lebih dari 4000 zat kimia dalam rokok yang berkumpul di dalam mulut anda sudah pasti akan menciptakan aroma kurang sedap.

Melawan bau mulut

Setelah mengetahui penyebabnya, sekarang saatnya kita melakukan tindakan-tindakan untuk mencegah maupun mengatasi bau mulut. Hal yang paling utama adalah menjaga mulut anda tetap bersih dan harum dengan rajin-rajin menyikat gigi, menggunakan obat kumur atau permen pengharum nafas (yang sugar free).

Air

Saat meminum segelas atau dua gelas air, otomatis kotoran yang tersisa di mulut yang mungkin menyebabkan bau mulut akan digelontor habis. Minum air yang cukup juga memastikan produksi air liur anda tetap terjaga.

Klorofil

Baik dikonsumsi dalam bentuk kapsul maupun cair, klorofil atau zat hijau daun — terbukti dapat menyebabkan nafas segar dan mulut lebih bersih. Kalau tak ada stok klorofil di rumah, kunyah saja beberapa helai daun kemangi atau seledri.

Rempah-rempah

Beberapa jenis rempah mampu membuat nafas anda harum. cengkih, anis, jintan, peppermint, dan ketumbar sudah digunakan sejak jaman dulu sebagai pengharum nafas. Banyak cara mengkonsumsinya, namun yang paling efektif adalah dengan mengunyahnya.

Sumber ; SendokGarpu.com

Tips Cara Menghilangkan, Mengatasi dan Mencegah Bau Mulut Tidak Sedap By Organisasi.Org :

1. Gosok gigi yang rajin dan bersih setiap sehabis makan minimal selama 2 menit.
2. Tidak makan makanan dan minuman yang biasanya membuat mulut bau.
3. Hindari permen yang menimbulkan bau mulut setelah permennya habis.
4. Rawat gigi kita di dokter gigi dan cek up minimal dua kali setahun.
5. Minumn air putih yang banyak dan cukup.
6. Bersihkan lidah kita dari kuman dengan sikat lidah, sendok, sikat gigi, dsb.
7. Gunakan semprotan mulut penghilang bau.
8. Rajin berkumur dengan cairan pembersih mulut khusus untuk kumur.
9. Kebiasaan buruk merokok ditinggalkan saja.
10. Hindari banyak makan makanan berminyak ketika sahur.
11. Makan makanan yang berserat seperti sayur-sayuran dan buah-buahan segar.
12. Minum yogurt, makan vitamin c dosis tinggi dan mengunyah tumbuhan seperti daun ketumbar, ekaliptus, taragon, dan lain sebagainya.

Semoga bau mulut yang anda derita bisa hilang 100% atau minimal berkurang baunya.

http://organisasi.org

Kopi Bisa Halau Bau Mulut Tak Sedap

Ada kabar baik bagi mereka yang punya bau mulut mengganggu. Apa tuh? Banyak-banyak saja ngopi. Menurut penelitian, kopi mengandung esktrak yang mempu mencegah bakteri penyebab bau mulut tak sedap.

“Ada yang mengira, kopi bisa memicu napas tak sedap. Memang ada benarnya, sebab kopi memicu efek dehidrasi pada mulut yang kalau dipadu dengan susu dapat terfermentasi dan menyebabkan bau tak enak,” jelas peneliti spesialis bau mulut  dari  Tel Aviv University,  Mel Rosenberg.

Isolasi Molekul

Tapi ternyata hal itu tidak selamanya benar. Rosenberg beserta timnya memonitor bakteri bau-bauan yang diproduksi kopi dalam air ludah. Hasilnya justru berlawanan dengan anggapan tadi. Komponen dalam kopi justru mampu meghilangkan bau napas tak sedap. Ia beserta timnya akan mengisolasi molekul penghambat bakteri agar bisa mendapatkan keuntungan antibakteri dari kopi.

“Bukan ekstrak mentah biasa yang akan kami pakai, melainkan materi aktif yang ada di dalamnya,” jelas Rosenberg. Jika temuan tersebut sungguh terbukti maka akan menjadi terobosan baru di bidang ilmu bau mulut. Artinya ada opsi lain penghilang masalah bau mulut di luar permen menthol, obat kumur atau permen karet.
Temuan ini telah dipublikasikan secara detail di  komunitas International Society for Breath Odor Research in Germany.

Diterjemahkan secara bebas dari Livescience.

dari berbagai sumber

MENGAPA BAYI MENANGIS?

with 8 comments


kenali tangisan bayi anda

kenali tangisan bayi anda

Tak usah panik jika bayi menangis. Anda dapat mengatasinya dengan mudah jika tahu sebabnya. Jangan pula berpikir, ia anak yang rewel. Menangis adalah cara si kecil berkomunikasi dengan Anda. Khususnya selama 12 bulan pertama kehidupannya.

Pada umumnya bayi sering menangis pada minggu-minggu pertama kehidupan, baik siang maupun malam. Ini karena bayi yang baru lahir masih berada dalam fase penyesuaian dari dalam kandungan ke dunia luar.

Banyak-sedikitnya tangisan, menurut Elizabeth B. Hurlock dalam bukunya “Perkembangan Anak II”, berbeda-beda menurut cepat dan memadainya pemenuhan kebutuhan dan keinginan mereka. Jika dipenuhi dengan segera, bayi kemudian hanya akan menangis karena merasa sakit dan tertekan. Setelah umur dua minggu, ada sebagian bayi yang menangis berlebihan. Dalam kebanyakan kasus dilaporkan, orangtua bayi tersebut tak cepat memperhatikan tangis bayinya dan tak konsisten menanggapinya.

Jumlah tangisan juga bervariasi menurut “saat harinya”, bertepatan dengan saat jadwal bayi. Misalnya, bayi paling sering menangis sebelum saatnya diberi makan dan sebelum waktunya tidur malam. Ketika bayi dapat menyesuaikan diri dengan jadwal waktu makan dan tidur, tangisan pada saat-saat tersebut berkurang.

Jangan hentikan tangisnya dengan cara mengangkatnya setiap kali ia rewel atau menangis. Carilah apa yang salah dan jika tak terlalu serius, segera alihkan perhatiannya.

Menurut Dr. Najib Advani SpA. MMed. Paed., dokter anak di Sub. Bag, Kardiologi Anak FKUI-RSCM, secara garis besar bayi menangis dibagi dua kelompok. Pertama, bayi menangis tanpa penyakit, seperti lapar, haus, perasaan tidak enak atau tidak nyaman (kepanasan, kedinginan, popok basah, suara berisik, dan lainnya), tumbuh gigi, saat buang air kecil, kesepian, lelah, atau kolik. Kedua, bayi menangis karena ada sesuatu penyakit seperti infeksi, hernia, sumbatan usus, autisma, dan sebagainya.

Jika bayi menangis karena penyakit, periksakan ia ke dokter. Tapi jika tidak, Anda dapat membantu menenangkannya.

Cermati ketika bayi menjadi rewel

bayi rewel petanda awal  ada masalah

bayi rewel petanda awal ada masalah

MENJELANG tidur, sering kali tangisan bayi tak dapat dihindari. Rasa sedih, panik, bingung pasti dialami sang ibu, apalagi jika dia baru pertama kali memiliki momongan.

Memang, menangis adalah respons paling primitif yang akan dilakukan bayi terhadap lingkungan barunya. Ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui sebab-sebab si kecil menjadi rewel saat jelang tidurnya.

Bila bayi yang biasanya “anteng” tiba tiba rewel hingga membuat mommies kebingungan, sudah dapat dipastikan si kecil memiliki masalah khusus yang dirasa mengganggu dirinya. Di sini, tugas para mommies lah untuk mencari sumber penyebab masalah serta sedapat mungkin mencari alternatif tindakan antisipasi agar “ketidaknyamanan” yang dirasakan si kecil dapat berkurang.

  1. Lapar
    Jika bayi Anda merasa lapar, dia akan membuka dan menutup mulutnya (mengecap) atau mulai menghisap jemarinya.

2. Lelah

Jika Anda melihat si kecil mulai diam dan terlihat bosan dengan mainannya, ia sering kali mengusap mata, atau    menguap berulang kali. Mungkin ini juga pertanda sudah waktunya untuk tidur siang.

3. Bosan

Rasa bosan dan tidak nyaman sering kali dialami si kecil. Tak heran, jika dia mendadak menangis dengan suara melengking, bahkan diikuti suara raungan dan jeda untuk diam sesaat. Belum lagi jika Anda berlama-lama berbicara dengan sahabat Anda melalui telepon, wah, bisa-bisa si kecil akan memancing perhatian Anda dengan cara menangis sekeras-kerasnya. Jika hal itu terjadi, segeralah bermain dengannya atau cukup sentuh dirinya sebagai tanda bahwa Anda ada di sampingnya.

4.  Kesepian

Jika bayi tertidur di gendongan Anda dan terbangun sambil menangis ketika Anda meletakkannya di kasur bayi, jangan panik. Bisa saja itu terjadi karena dia merasa bingung dan takut ditinggal sendirian. Atau, itu merupakan cara untuk mengatakan bahwa dia tak ingin lepas dari gendongan dan hangatnya pelukan Anda.

5. Terlalu banyak stimulasi

Siapa yang tak senang melihat bayi lucu nan “montok”. Bisa dipastikan banyak orang yang akan berusaha untuk mencuri perhatiannya atau sekadar mencubit pipinya. Tak ayal, bayi Anda akan bingung menghadapi itu semua. Tak pelak, si kecil akan menutup matanya atau memalingkan muka kemudian menangis. Itu artinya, dia butuh sedikit ketenangan.

6.Kolik

Kolik bayi adalah istilah yang dipakai untuk keadaan dimana bayi terus menerus menangis secara berlebihan. Kolik atau sakit perut yang datang secara bergelombang (spasmodik). Tetapi karena bayi belum bisa mengeluh maka tidak bisa dipastikan sebab bayi menangis. Jika tidak bisa menemukan sebab yang jelas seperti rasa lapar, popok bayi basah, demam, maka bayi yang menangis secara berlebihan dianggap sebagai kolik bayi.

Diduga penyebab terjadinya Kolik mungkin disebabkan oleh kejang otot didinding susu, udara dalam usus dan gangguan pencernaan. Akibatnya, bayi Anda merasa tidak nyaman dan lebih rewel.

Untuk mencegah terjadinya gangguan ini, sesaat setelah diberi minum atau makan, sebaiknya si kecil ditepuk-tepuk supaya bersendawa. Apabila usaha diatas tidak berhasil, diamkan dengan cara-cara yang biasanya cukup berhasil seperti dipeluk erat-erat, diayun-ayun, dimandikan, diberi dot, atau dinyanyikan. Tapi bila ia terlanjur kolik, berilah obat tetes anti kolik, sesuai petunjuk dokter. Obat tetes kolik dapat dibeli diapotek.

Tidak ada cara yang manjur untuk mencegah kolik bayi, tetapi dari beberapa artikel. Orang tua biasa mengusahakan untuk menghilangkan penyebab-penyebab yang mungkin terjadi dengan cara sebagai berikut:

* Pastikan bahwa lubang botol bayi sudah sesuai besarnya untuk mencegah bayi menelan terlalu banyak udara sewaktu minum.

* Usahakan supaya bayi bersendawa dengan baik setiap habis minum.

* Hindarkan jangan sampai bayi terlalu lapar/harus menunggu lama untuk minum asi.

7.  Flu & Demam

Bayi sangat rentan terhadap Flu. Umumnya flu ringan akan sembuh dengan sendirinya setelah 2-3 hari, sekalipun tidak diobati. Tetapi, bayi yang terkena flu biasanya rewel dan sulit makan, karena ia tidak leluasa bernapas melalui hidungnya. Kalau sudah begini, jangan terburu – buru langsung di bawah ke dokter beberapa tips dan trik simple sebagai berikut:

* Jangan panik ketika anak mulai terserang demam, flu .

* Kalau flunya di barengi dengan panas, ukur suhu tubuh si anak. Ada batas suhu, apakah anak masih termasuk normal atau tidak, gunakan Kompres untuk mengurangi panas pada anak. Kalau masih belum reda berikan penurun panas. Berikut kondisi kapan orang tua harus menghubungi dokter, menurut American Academy of Pediatrics (AAP) sebagai berikut:

v Bila bayi berusia < 3 bulan dengan suhu tubuh > 38C

v Bila bayi berusia 3 – 6 bulan dengan suhu tubuh > 38.3C

v Bayi dan anak berusia > 6 bulan, dengan suhu tubuh > 40C

* Berikan cairan seperti Air putih sesering mungkin.

* Supaya “ingus” tidak kental dan menyumbat jalan nafas, berikan air garam steril sebagai tetes hidung. Air garam steril ini tidak akan menimbulkan efek samping. Menghirup uap air panas juga banyak membantu saat mengalami flu apa lagi pada malam hari, beri tetes hidung untuk menghilangkan pembengkakan di dalam hidung

* Humid environment, jangan kering seperti dalam ruangan berAC. Kalau perlu, taruh satu ember berisi air mendidih yang di teteskan Minyak kayu putih setelah anak tidur.

* Beri Paracetamol – bila bayi/anak uncomfortable atau high fever (>38.5)

* Untuk pencegahan, sering – sering cuci tangan, hindari kontak dengan penderita flu, Jaga kebersihan rumah seperti Kamar tidur, Kamar Mandi, Dapur dsb.

9.  Ruam popok

Kulit bayi umumnya sangat sensitif. Tak mengherankan jika banyak bayi yang menderita ruam popok. Biasanya ruam timbul karena si kecil alergi terhadap amoniak yang terkandung dalam urinnya, atau bisa juga karena ia alergi terhadap bahan dasar popok.

Pada kebanyakan kasus, ruam dapat disembuhkan dengan salep kulit yang diberikan oleh dokter. Akan tetapi, untuk menghindari ruam popok, tidak ada salahnya bila si kecil memakai popok berulangkali pakai yang terbuat dari kain tetra. Bukan hanya itu, Anda juga harus rajin mengganti popoknya yang basah.

10. Gusi Gatal

Umumnya si kecil mulai tumbuh giginya ketika berusia 7 bulan. Pada waktu giginya menembus gusi, biasanya timbul rasa tak nyaman yang disebabkan oleh gusinya yang meradang. Akibatnya si kecil pun rewel.

Sebenarnya gangguan ini dapat diatasi dengan memberinya jel atau sirop penghilang rasa sakit. kalau pertumbuhan gigi bayi Anda juga disertai demam, jangan lupa berikan obat penurun panas. Jika panasnya terus berlanjut, segera hubungi dokter Anda.

Agar Bayi Anda Tidak Rewel

  • Usahakan membuat jadwal harian sesuai kecenderungan alami bayi. Bila perlu, buat catatan harian untuk menemukan pola waktu dari hari-hari bayi Anda. Misal, pada saat kapan saja ia rewel dan apa saja penyebabnya, sekitar jam berapa ia biasanya lapar dan tidur, dan sebagainya.
  • Sedapat mungkin lakukan hal yang sama pada waktu yang sama setiap hari. Saat menyusui, misalnya. Meski ia tampaknya tak lapar atau sudah lapar sebelum waktunya, usahakan untuk tetap bertahan pada jadwal. Bila perlu, beri ia makanan kecil jika ia tampak lapar di antara waktu-waktu menyusui.
  • Pada tahap awal, Anda hendaknya tak bersifat kaku atau sangat ketat terhadap jadwal. Sedikit kekacauan tak masalah. Yang penting, pada akhirnya nanti si kecil menjadi terbiasa dengan suatu rutinitas atau melakukan kebiasaan-kebiasaan tertentu.
  • Hindari hal-hal yang dapat mengganggu kenyamanan tidur si kecil. Jika ia suka begadang, ayah dan ibu dapat bergiliran melakukan tugas malam. Perhatikan hal-hal apa saja yang membuatnya suka begadang sehingga Anda dapat menghindarinya, lalu cobalah perlahan-lahan menetapkan jadwal tidur yang lebih baik.
  • Perkenalkan ia pada obyek-obyek baru secara bertahap. Misalnya, gantungkan mainan baru di boksnya untuk 1-2 menit, lepaskan dan pasang lagi beberapa saat kemudian untuk waktu sedikit lama. Begitu seterusnya sampai ia siap untuk menerima dan menikmati mainan baru tersebut.
  • Mintalah orang-orang “baru” untuk tak langsung mendekati si kecil. Mula-mula mereka bisa menatap si kecil dengan jarak agak jauh dan mengajaknya bicara dari kejauhan pula. Minta mereka sering hadir dan menyapanya sampai akhirnya si kecil tak merasa asing lagi.
  • Perkenalkan satu jenis makanan baru secara bertahap, mulai dari jumlah yang sangat sedikit. Jangan tambah dengan makanan baru lainnnya sebelum si kecil dapat menerima makanan baru pertamanya.
  • Hindari membeli botol susu baru dengan bentuk atau warna yang sangat berbeda. Begitu pun barang-barang lain untuk keperluan si kecil seperti seprei, selimut, dan sebagainya.

Catatan Penting

Bayi Jangan Sering Digendong

bayi jangan terlalu sering digendong

bayi jangan terlalu sering digendong

Agar tidak terus-terusan menangis, orangtua maupun pengasuh anak pun memilih untuk sering menggendong si bayi. Ternyata, terlalu sering menggendong bayi berdampak kurang baik.

“Kalau sering digendong, tidak ada keleluasaan bergerak. Akibatnya motorik kasar tidak berkembang. Kalau rewel diajak bermain saja,” kata dokter spesialis anak dr Attila Dewanti SpA.

Hal itu disampaikan dia dalam diskusi bertajuk “Mengembangkan kecerdasan anak sejak dini” di Brawijaya Women and Children Hospital, Jl Taman Brawijaya, Jakarta, Sabtu (22/9/2007).

Attila kemudian menyampaikan tahapan perkembangan motorik kasar pada anak sejak bayi. Umur 3-4 bulan, bayi mulai tengkurap. Umur 5-6 bulan duduk. Pada umur 7-8 bulan merangkak. Lalu pada 9-11 bulan berdiri. Umur 12-13 bulan bayi berjalan. Pada umur 18 bulan mulai bisa jongkok dan berdiri. Sedangkan di umur 36 bulan, bayi sudah bisa melakukan gerakan spesifik dan kompleks.

“Semua tahapan itu harus dilewati. Kalau tidak melewati, orangtua harus mengarahkan. Bila terlewat, nanti saat dewasa ada kemampuan motorik kasar yang tidak bisa dilakukan juga,” jelas perempuan berkacamata itu.

Ditambahkan dia, sebaiknya bayi juga tidak menggunakan baby walker. Alat ini membuat bayi pasif, berjalan jinjit, dan rentan jatuh.

Pencapaian tahapan perkembangan motorik halus juga ada tahapan-tahapannya. Misalnya saja, telapak tangan mulai terbuka biasa dilakukan bayi umur 3 bulan. Pada umur 10 bulan sudah mulai meniru gerakan dan suara. Karena rentan meniru, orangtua jangan menggunakan bahasa bayi saat berkomunikasi dengan anak. Hal itu bisa mengakibatkan anak bicara cadel meski sudah besar.

Seiring bertambahnya umur, anak mulai bisa menggunakan tangan untuk memegang benda besar dan kecil. Mereka juga mulai bisa membalik lembaran buku.

“Tapi sebaiknya, orangtua juga memberi kesempatan agar semua tahap perkembangan anak berjalan normal sesuai usia. Jangan diburu-buru,” sambung Attila. (nvt/sss)

http://rinimaniez.blogspot.com ditulis oleh renee pada 9/23/2007 09:59:00 PM

http://www.wrm-indonesia.org/

sumber : http://lifestyle.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/10/31/196/159292/6-penyebab-bayi-rewel

dan dari berbagai sumber lainnya

Konsumsi Air Kelapa Saat Demam Berdarah

leave a comment »


air kelapa bermanfaat untuk demam berdarah

air kelapa bermanfaat untuk demam berdarah

Minum air kelapa merupakan aktivitas yang sudah biasa dilakukan oleh masyarakat dalam berbagai suasana, mulai dari sekadar melepas dahaga, teman saat makan, sampai sebagai obat.

Bahkan tak sedikit ibu hamil yang percaya bahwa air kelapa mampu memberikan khasiat bagi janin yang sedang dikandungnya. Apalagi jika yang dikonsumsi adalah jenis kelapa hijau yang juga dipercaya memiliki banyak khasiat bagi kesehatan.

Kandungan air dalam satu buah kelapa adalah sekitar 400 – 465 cc. Kandungan nutrisi dari air kelapa terdiri dari vitamin C dan beberapa jenis vitamin B seperti niacin, asam pantotenat, biotin, riboflavin, asam folat, dan thiamin. Di samping itu juga air kelapa mengandung mineral, seperti natrium, kalium, kalsium, magnesium, dan zat besi.

Dalam dunia medis pun, air kelapa banyak digunakan sebagai cairan pengganti cairan tubuh. Contohnya, air kelapa pernah digunakan sebagai cairan pengganti infus bagi para prajurit ketika Perang Dunia II dan juga digunakan sebagai pengganti cairan dan nutrisi pada bayi-bayi yang menderita diare di Vietnam.

Khasiat air kelapa yang bersifat alami ini tentunya lebih baik dibandingkan minuman pengganti cairan lainnya yang mengandung bahan sintetik. Kandungan vitamin dan mineral dalam bahan sintetik 50-70% lebih rendah dibandingkan dengan produk alami, dan yang benar-benar dipakai tubuh hanya sekitar 15%, sisanya adalah sampah yang akan membebani tubuh bahkan kadang-kadang dapat menjadi racun. Hal ini menjadi alasan mengapa semakin banyak orang yang memilih bahan alami dibanding sintetik.

Air Kelapa dan DBD

Salah satu penyakit yang mengancam saat musim hujan tiba adalah demam berdarah dengue (DBD). DBD adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk bergenus Aedes, yang menyebabkan gangguan pada pembuluh darah kapiler dan pada sistem pembekuan darah, sehingga mengakibatkan perdarahan.

Peningkatan kasus DBD setiap tahunnya berkaitan dengan sanitasi lingkungan dengan tersedianya tempat perindukan bagi nyamuk betina yaitu tempat atau wadah berisi air, seperti bak mandi, kaleng bekas, dan tempat penampungan air lainnya.

Gejala yang ditimbulkan oleh penyakit ini bervariasi, mulai dari demam yang disertai ruam-ruam, sakit kepala, nyeri di belakang mata, nyeri sendi dan otot, mual – muntah, bahkan sampai terjadi perdarahan fatal.

Banyaknya korban jiwa akibat DBD biasanya disebabkan oleh pendarahan dan syok hipovolemik, yaitu terjadinya kekurangan cairan pada pembuluh darah karena meningkatnya permeabilitas kapiler yang mengakibatkan bocornya plasma.

Pengobatan pada penderita DBD salah satunya adalah penggantian cairan tubuh dan pemberian minum lebih dari 2 liter dalam 24 jam. Hal ini dilakukan untuk menghindarinya terjadinya syok hipovolemik yang berakibat kematian. Cairan pun bermanfaat untuk membantu menurunkan suhu tubuh (termoregulasi), yang cenderung meningkat pada penderita DBD.

Karena kebutuhan akan cairan tubuh sangat penting bagi penderita DBD, maka langkah terbaik adalah memberikan minuman pengganti cairan tubuh yang alami seperti sari buah atau jus. Salah satu minuman alami yang bermanfaat untuk proses rehidrasi tubuh adalah air kelapa, selain rasanya yang enak juga kandungan nutrisi dan ion didalamnya bermanfaat untuk rehidrasi.

Saat ini, telah hadir produk air kelapa alami yang dikemas dalam kemasan praktis sehingga mempermudah Anda untuk mendapatkan dan mengonsumsinya. Produk air kelapa alami ini pun hadir tanpa bahan pengawet karena melewati proses UHT, yang membunuh semua kuman dengan suhu tinggi dalam waktu singkat sehingga tidak mengganggu kandungan nutrisi di dalamnya.

Minuman air kelapa alami ini bisa menjadi alternatif pengganti cairan tubuh saat DBD menyerang, dibarengi dengan konsumsi air putih.

http://www.ahlinyalambung.com

Written by informasisehat

07/10/2009 at 4:38 am