HIDUP SEHAT

hidup sehat adalah pilihan

Posts Tagged ‘kanker

Hidup Modern Bikin Kanker Makin “Ganas”

leave a comment »

Jumat, 15 Oktober 2010 | 09:47 WIB

LONDON, KOMPAS.com — Para ilmuwan berpendapat, kanker adalah penyakit yang muncul akibat kehidupan manusia yang semakin modern. Penyakit ini bukanlah kondisi yang muncul karena alam, tetapi timbul akibat faktor gaya hidup manusia yang semakin modern serta polusi yang dihasilkan industri.

Kesimpulan itu diungkapkan para egyptologist atau peneliti budaya Mesir di Universitas Manchester, Inggris. Kajian terhadap ratusan mumi asal Mesir dan Afrika Selatan menunjukkan, hanya ditemukan saja satu mumi yang terserang kanker. Sedangkan di zaman yang serba canggih saat ini, kanker merupakan penyebab utama satu dari tiga kasus kematian.

“Dalam masyarakat industri, kanker menempati peringkat kedua setelah penyakit kardiovaskuler sebagai penyebab kematian utama,” ungkap Professor Rosalie David, pakar biomedis dari Universitas Manchester.

“Namun di zaman dahulu, penyakit ini sangat jarang. Tak ada faktor lingkungan yang dapat menyebabkan kanker. Oleh sebab itu, kanker adalah penyakit yang dibuat manusia, akibat polusi dan perubahan dari diet dan gaya hidup,” tambah David.

Untuk melacak asal muasal kanker, Prof David dan rekannya Professor Michael Zimmerman, mencari jejak penyakit ini pada ratusan mumi  yang berusia hingga 3.000 lalu. Mereka juga meneliti fosil-fosil dan naskah-naskah kuno.

Melalui analisis jaringan terehidrasi di bawah mikroskop, mereka hanya menemukan lima kasus tumor yang kesemuanya terbilang jinak. Bukti dari fosil pun sangat jarang, sedangkan naskah-naskah kuno menyebut beberapa kasus tetapi kesemuanya diperdebatkan, seperti kasus pada binatang dan tulang-tulang Neanderthal.

Ilmuwan justru menemukan penyakit lain yang berkaitan dengan faktor penuaan seperti  penebalan dinding pembuluh darah dan artritis. Temuan ini, menurut para ahli, mengesampingkan argumen bahwa manusia purba usianya tidak cukup panjang sehingga tidak mengidap kanker.

Kajian terhadap tubuh mumi, baik dari keturunan raja atau rakyat jelata, menunjukkan bahwa rata-rata harapan hidup mereka bervariasi antara 25 hingga 50 tahun, tergantung latar belakangnya.

Bukti hadirnya kanker dalam naskah kuno Mesir juga dinilai peneliti lemah karena penyakit yang mirip kanker ini cenderung disebabkan oleh lepra atau bahkan varises vena. Satu-satunya mumi yang didiagnosis kanker adalah seorang sosok biasa yang hidup sekitar 200 Masehi.

Catatan di era modern menunjukkan, kasus penyakit kanker di dunia meningkat secara masif setelah era Revolusi Industri, khususnya kanker yang ditemukan pada anak-anak.

Written by informasisehat

02/12/2010 at 2:39 am

Posted in kanker

Tagged with

Begini Cara Sel Kanker “Gerogoti” Tubuh

leave a comment »

Senin, 29 November 2010 | 14:45 WIB

PENNSYLVANIA, KOMPAS.com – Para Ilmuwan di Amerika Serikat menyusun sebuah teori baru mengenai bagaimana sel kanker dapat berkembang biak dan bertahan dalam jaringan tubuh.

Temuan ini dapat membantu para ahli kanker di dunia dalam menyusun diagnosa serta terapi baru untuk menyasar pasien-pasien berisiko tinggi.

Adalah tim peneliti dari Kimmel Cancer Center di  Universitas Thomas Jefferson Pennsylvania, yang berjasa membuat teori baru ini didasarkan pada hasil empat penelitian.

Teori ini juga dapat menjelaskan mengapa begitu banyak pasien kanker merasa tubuh mereka seperti  ‘digerogoti’ secara perlahan. Padahal. ini sebelumnya tidak pernah dapat dimengerti oleh para ahli.

Empat teori baru ini menyodorkan bukti bahwa pertumbuhan sel tumor dan proses metastasis sebenarnya “dipicu” secara langsung atau didukung oleh sel-sel normal. Sel-sel normal dinamakan fibroblasts yang membuat sel kanker bertahan, dan mereka menghasilkan  stroma (jaringan penghubung) yang membungkus sel tumor.

Ketika sel kanker berkembang, jumlah sel stromal ini meningkat dan mereka seperti menggerogoti dirinya untuk menyediakan nutrien daur ulang kepada sel-sel tumor. Inilah yang mengakibatkan pasien kanker kerap kehilangan bobotnya secara signifikan.

Para ahli juga juga menemukan, tanpa nutrien daur-ulang yang disediakan oleh fibroblasts, sel-sel tumor menjadi lebih rapuh dan mudah mati.

Berdasarkan temuan penting ini, para ahli menilai obat-obat kanker yang sifatnya mengganggu hubungan parasit antara sel tumor dan fibroblasts, mungkin efektif dalam terapi.

“Kami kira rahasia bagaimana cara sel kanker berkembang telah terungkap. Ini  membalikkan 85 tahun dogma melampaui riset dan terapi kanker saat ini,”  ungkap Michael P. Lisanti, M.D., Ph.D., peneliti senior dan direktur Jefferson’s Department of Stem Cell Biology & Regenerative Medicine.

Mereka menyebut penemuan ini sebagai  The Reverse Warburg Effect.  Penelitian ini juga dipublikasikan dalam journal Cell Cycle edisi September.

“Ini sungguh hebat. Banyak hal yang kita tahu soal kanker berlawanan sebab studi tentang kanker kebanyakan menggunakan sel tumor yang diisolasi. Sekarang kami menempatkan sel-sel kanker kembali dalam lingkungan stromal  Kami melihat bagaimana sel kanker secara kritis tergantung pada fibroblasts demi kelangsungan hidup mereka,” ungkap Dr. Lisanti.

Written by informasisehat

02/12/2010 at 2:31 am

Posted in kanker

Tagged with ,

Memahami Terjadinya Kanker

with 4 comments

Selasa, 30 November 2010 | 15:16 WIB
shutterstock
TERKAIT:

KOMPAS.com Begitu mendengar vonis kanker, banyak orang seakan mendengar lonceng kematian. Kanker memang penyakit paling unggul dalam merenggut usia karena sel-sel abnormalnya yang tumbuh tak terkendali dapat menyebar ke seluruh tubuh dan merusak sel-sel normal di sekelilingnya.

Saat ini sedikitnya ada sekitar 200 jenis kanker. Namun, karakteristik dari semua kanker itu sama saja, yakni pertumbuhan dan penyebaran sel-sel abnormal yang tak terkendali. Mengapa kanker bisa berkembang pada seseorang dan tidak pada yang lain, hal itu belum diketahui sepenuhnya.

Para peneliti menduga, 5-10 persen kanker mungkin diwariskan. Artinya, penyakit ini diturunkan oleh suatu generasi ke generasi berikutnya melalui gen yang tidak normal. Namun, dalam sebagian besar kasus, kanker berkembang melalui serangkaian tahapan kompleks yang sering meliputi paparan berlebihan karena karsinogen (zat penyebab kanker), seperti tembakau atau matahari.

Karsinogen dipercaya menyebabkan terbentuknya radikal bebas, yang dapat merusak untaian molekul-molekul DNA pembawa informasi tentang cara reproduksi. Begitu ada DNA yang mengalami kerusakan, sel kanker bisa terbentuk.

Oleh karena itu, salah satu cara untuk mencegah kanker adalah dengan mengurangi paparan pada apa pun yang merangsang pembentukan radikal bebas, termasuk makanan kaya lemak, tembakau, dan alkohol.

Kanker bisa berkembang dalam beberapa bentuk, yakni:

Karsinoma
Ini merupakan kanker yang berasal, baik dari permukaan tubuh luar maupun dalam, seperti kanker kulit dan kanker usus besar.

Sarkoma
Sarkoma adalah kanker yang berkembang dalam jaringan pendukung tubuh, seperti tulang dan otot.

Limfoma
Disebut limfoma bila kanker itu berasal dari kelenjar limfa atau getah bening dan sistem kekebalan tubuh.

Leukemia
Leukemia berasal dari sumsum tulang dan terdapat dalam aliran darah.

Written by informasisehat

02/12/2010 at 2:22 am

Posted in kanker

Tagged with ,