HIDUP SEHAT

hidup sehat adalah pilihan

Posts Tagged ‘tips kesehatan

Tips Mengendalikan Kolesterol

with one comment

Kolesterol dalam tubuh dapat menyebabkan berbagai penyakit. Kolesterol yang tinggi tidak hanya dialami oleh orang yang bertubuh gemuk, tapi orang yang kurus tidak berarti kolesterolnya rendah. Ini juga dapat menimpa orang-orang yang masih muda. Berbagai kalangan umur, harus berusaha menjalani pola hidup yang sehat agar dapat menjaga kolesterol dalam darahnya tetap normal.

 

proses pembentukan kolesterol Proses Pembentukan Kolesterol

 

Dalam tubuh terdapat lemak terdiri dari kolesterol jahat yang biasa disebut LDL (Low Density Lipoprotein) dimana lemak ini dapat menempel pada pembuluh darah. Sedangkan kolesterol baik yang dikenal dengan HDL (High Density Lipoprotein) merupakan lemak yang dapat melarutkan kandungan LDL dalam tubuh. Kolesterol normal dalam tubuh adalah 160-200 mg, maka penumpukan kandungan LDL harus dicegah agar tetap dalam keadaan normal. Berikut beberapa tips agar Anda dapat mengontrol kolesterol dalam darah.

 

Diet

Konsumsi makanan yang rendah lemak dan kolesterol. Misalnya dengan mengkonsumsi susu tanpa lemak dan mengurangi konsumsi daging. Pilihlah makanan dengan kandungan lemak tak jenuh daripada kandungan lemak jenuh. Minyak yang digunakan untuk menggoreng secara berulang-ulang dapat meningkatkan kadar kolesterol, maka ada baiknya Anda mengurangi konsumsi makanan yang digoreng.

 

Konsumsi makanan berserat

Lebih banyak mengkonsumsi makanan berserat seperti gandum, kacang-kacangan, sayur-sayuran dan buah-buahan. Jenis makanan ini dapat menyerap kolesterol yang ada dalam darah dan mengeluarkannya dari tubuh.

 

Konsumsi antioksidan

Antioksidan banyak terdapat dalam buah-buahan seperti jeruk, strawbery, pepaya, wortel, atau labu. Mengkonsumsi bawang putih secara teratur juga dapat menurunkan kadar kolesterol.

 

Hindari alkohol dan merokok

Dengan merokok atau mengkonsumsi alkohol, kolesterol akan mudah menumpuk dalam aliran darah.

 

Olahraga

Berolahraga secara teratur sesuai dengan umur dan kemampuan. Jaga agar berat tubuh Anda tetap ideal.

 

Makanan sehat, hati-hati, berbahaya atau pantang?

Seperti disebutkan diatas, makanan merupakan hal penting yang dapat menyebabkan kolesterol. Tabel berikut dapat Anda jadikan acuan makanan apa saja yang sebaiknya Anda makan atau dapat dikurangi konsumsinya.

Tabel Jumlah Kolestrol pada Makanan
Jenis Makanan Kolestrol
(mg/10 gr)
Kategori
Jenis makanan yang aman dikonsumsi karena kadar kolestrol yang rendah
Putih telur ayam 0 sehat
Teripang 0 sehat
Susu sapi non fat 0 sehat
Daging ayam / daging bebek pilihan tanpa kulit 50 sehat
Ikan air tawar 55 sehat
Daging sapi / daging babi pilihan tanpa lemak 60 sehat
Daging kelinci 65 sehat
Daging kambing tanpa lemak 70 sehat
Ikan ekor kuning 85 sehat
Jenis makanan yang boleh dikonsumsi sekali-kali
Daging asap (ham / smoke beef) 98 sekali-sekali
Iga sapi 100 sekali-sekali
Iga babi 105 sekali-sekali
Daging sapi 105 sekali-sekali
Burung dara 120 sekali-sekali
Ikan bawal 120 sekali-sekali
Jenis makanan yang perlu diperhatikan untuk dikonsumsi karena kadar kolestrol yang cukup tinggi
Daging sapi berlemak 125 hati-hati
Gajih sapi 130 hati-hati
Gajih kambing 130 hati-hati
Daging babi berlemak 130 hati-hati
Keju 140 hati-hati
Sosis daging 150 hati-hati
Kepiting 150 hati-hati
Udang 160 hati-hati
Kerang 160 hati-hati
Siput 160 hati-hati
Belut 185 hati-hati
Jenis makanan yang berbahaya untuk dikonsumsi karena kandungan kolestrol yang tinggi.
Santan 185 berbahaya
Gajih babi 200 berbahaya
Susu sapi 250 berbahaya
Susu sapi cream 280 berbahaya
Coklat 290 berbahaya
Margarin / Mentega 300 berbahaya
Jeroan sapi 380 berbahaya
Jeroan babi 420 berbahaya
Kerang putih / tiram 450 berbahaya
Jeroan kambing 610 berbahaya
Jenis makanan yang pantang untuk dikonsumsi karena kandungan kolestrol yang sangat tinggi.
Cumi-cumi 1170 pantang
Kuning telur ayam 2000 pantang
Otak sapi 2300 pantang
Otak babi 3100 pantang
Telur burung puyuh 3640 pantang

Catatan: Untuk kategori berbahaya dan pantang sebaiknya tidak dikonsumsi oleh penderita masalah hipertensi atau problem jantung, karena dapat menyebabkan serangan jantung, stroke dan bahkan kematian.

dari : berbagai sumber

Advertisements

Written by informasisehat

01/11/2009 at 11:14 pm

Penyebab Utama Jerawat (Acne)

with 2 comments

Kenali Penyebab Jerawat

Kenali Penyebab Jerawat

Ternyata banyak penyebab jerawat,  diantaranya:

Pertama adalah karena Faktor Genetik

Jika keluarga anda entah itu bapak ibu atau nenek atau kakek anda merupakan penderita jerawat pada waktu masih muda (karena kemungkinan kalau udah usia lanjut mereka sudah tidak berjerawat lagi), maka sangat dimungkinkan jerawat yang anda peroleh sekarang ini merupakan hasil dari keturunan genetika bapak atau ibu anda. Ya, secara genetik jerawat itu bisa diturunkan. Sejarah jerawat keluarga anda bisa menyumbang pada keberadaan jerawat anda.

Kedua adalah Aktivitas Hormonal

Aktivitas hormonal disini dimaksudkan adalah proses perubahan atau siklus hormonal yang terjadi pada seseorang. Semisal ketika menginjak pubertas atau kedewasaan, seseorang akan memproduksi hormon sex (lelaki), yang disebut androgen,  yang lumayan banyak. Sehingga menyebabkan glands (kelenjar minyak) menjadi lebih banyak dan sebum  pun tambah banyak pula . Hal ini menjadi salah satu penyebab munculnya jerawat secara tekhnis. Pada masa siklus menstruasi perempuan biasanya juga akan terjadi perubahan hormonal yang bisa mengakibatkan timbulnya jerawat.

Beberapa jenis hormon juga sering dikaitkan sebagai penyebab terjadinya jerawat. Semisal androgens testosterone, dihydrotestosterone (DHT), insulit-like growth factor (IGF-I), dan juga dehydroepiandrosterone sulfate (DHEAS).

Orang yang sudah menopause juga biasanya tidak lagi berjerawat karena dia memproduksi hormon anti jerawat secara alamiah. Namun hormon ini akan menyebabkan kulit berkerut dan tipis, vagina jadi kering, osteoporosi, rambut jadi sedikit dan tipis dan akibat lainnya

Ketiga adalah Kelenjar Minyak yang Terlalu Aktif (Hyperactive sebaceous glands)

Kelenjar minyak yang terlalu berlebihan ini bisa saja dimungkinkan karena salah makan atau memang sudah menjadi genetik seorang penderita jerawat. Dengan banyaknya kelenjar minyak maka akan munculnya  minyak yang dihasilkan akan lebih banyak sehingga kemungkinan tersumbatnya folikel dan pori pori kulit. Akibatnya jerawat yang muncul pun akan banyak.

Keempat adalah Menumpuknya Sel Kulit Mati (Accumulation of dead skin cells)

Kulit mati yang menumpuk atau terakumulasi akan menyebabkan  tersumbatnya folikel dan pori pori. Hal tersebut bisa menyebabkan jerawat karena tidak ada jalan keluar bagi kelenjar minyak dan akan menyebabkan terbentuknya komedo. Kalau parah bisa menjadi jerawat yang teinfeksi bakteri jerawat.

Kelima adalah Bakteri pada pori-pori kulit

Bakteri yang berada di dalam pori pori kulit bisa menyebabkan munculnya jerawat adalah propionibacterium acnes (P. acnes). P. acnes merupakan bakteri unaerob yang menyebabkan jerawat.

Keenam adalah Iritasi Kulit atau Garukan yang menyebabkan Peradangan

Ketujuh adalah Anabolic Steroid (lum dapat penjelasannya yang lengkap)

Kedelapan adalah Pil Pengontrol Kelahiran atau Pil KB

Kesembilan adalah lingkungan yang mengandung kadar klorin (chlorine) yang tinggi terutama chlorinated dioxins, sedang yang bisa menyebabkan jerawat yang parah disebut Chloracne.

Kesepuluh, Diet atau Pola Makan

Pola makan seseorang dapat juga berpengaruh terhadap munculnya jerawat di bagian tubuh seseorang. Berikut ini beberapa bahan makanan yang ikut berperan dalam kemunculan jerawat.

Susu

KOMPAS.com – Hubungan antara makanan dengan masalah kulit sejak lama menjadi sorotan pada ahli dermatologi. Salah satunya adalah kaitan antara konsumsi susu dengan timbulnya jerawat.

Alan Logan, ND, penulis buku The Clear Skin Diet, menyebutkan bahwa konsumsi susu sebaiknya dikurangi bila ingin memiliki kulit mulus bebas jerawat. Menurutnya, meski susu termasuk makanan dengan indeks glikemik rendah, tapi susu mengandung banyak hormon.

“Hormon-hormon dalam susu, bersama dengan kalsium yang tinggi, selama bertahun-tahun sudah dicurigai sebagai penyebab timbulnya jerawat,” kata Logan.

Para ahli kulit menduga susu memercepat sintetis androgen dalam tubuh, yakni hormon pria yang ada dalam tubuh wanita maupun pria. Hormon androgen menyebabkan sebum (minyak) lebih banyak dihasilkan kelenjar minyak. Jerawat terjadi ketika sebum yang biasanya keluar ke permukaan kulit itu tersumbat.

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam The Journal of American Academy of Dermatology juga menunjukkan kaitan antara susu dengan jerawat. Dalam studi yang mensurvei 47.335 wanita itu diketahui wanita yang minum susu dua gelas atau lebih setiap hari mengalami masalah jerawat.

Meski begitu, Richard Fried, MD, dermatologi dan penulis buku Healing Adult Acne menyebutkan tidak semua orang bereaksi sama terhadap makanan. Ia menyarankan agar kita membuat daftar makanan yang dikonsumsi.

“Buat catatan jenis atau tipe makanan yang dikonsumsi 24 jam sebelum jerawat timbul,” katanya. Periksa bagaimana kulit kita bereaksi terhadap makanan tertentu.

Kamis, 1 Oktober 2009 | 15:55 WIB

Makanan Laut atau

Makanan Laut atau sering disebut dengan Sea Food merupakan makanan yang banyak mengandung kandungan Yodium (Iodine). Yodium dikenal juga sebagai salah satu dapat mengakibatkan makin parahnya jerawat yang sudah ada, walaupun demikian yodium mungkin tidak cukup dikatakan penyebab munculnya jerawat. Banyak orang yang cenderung mudah terkena jerawat akan menghindari makanan dengan kandungan yodium yang tinggi.

Makanan dengan Kandungan Karbohidrat Tinggi / High Carbohydrates

Dimungkinkan juga dalam beberapa makanan dapat berubah menjadi bentuk gula tinggi (high sugar) dan sejenisnya ada hubungannya dengan kemunculan jerawat. Hipotesanya adalah jika makanan dengan karbohidrat tinggi akan berubah menjadi gula, dan dalam proses metabolismenya gula yang berlebihan ini dapat berubah menjadi lemak, yang akan mendorong pembentukan kelenjar minyak.

Walaupun demikian ternyata beberapa makanan yang tinggi kalori seperti coklat tidak berkorelasi langsung dengan tumbuhnya atau munculnya jerawat. Ini dibuktikan dengan penelitian yang dilakukan oleh American Medical Association.

Vitamin A dan E

Penelitian menunjukkan bahwa pasien yang berjerawat cenderung memiliki kadar vitamin A dalam aliran darah mereka lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki jerawat. Bebeberapa orang yang berjerawat juga cenderung memiliki kadar Vitamin E dalam darah yang rendah.

Hygiene (Kesehatan)

Penyebab jerawat juga bisa karena faktor kebersihan kulit yang kurang, misalnya kulit kotor karena debu, keringat, asap, kosmetik, dsb. Bila jerawat banyak muncul di dahi dan leher, kemungkinan penyebabnya adalah debu dan keringat yang menyebabkan sumbatan pada kelenjar sebum, sehingga akhirnya timbul peradangan (jerawat)

Dari berbagai sumber

Written by informasisehat

06/10/2009 at 5:29 pm